FORMAT SIGI | Isu tentang keberadaan peti (red_tambang ilegal) di Desa Sigimpu, Kecamatan Sigi Kota, Kabupaten Sigi terbantahkan.
Setelah dilakukan verifikasi dan klarifikasi oleh awak media, ternyata lokasi tersebut merupakan kebun durian dan kakao yang dikelola oleh warga setempat.
Baca juga: 28 Terduga Pelaku Diamankan, Operasi Sarang Narkoba Sulteng Berlanjut
Romi, pemilik lahan, menjelaskan bahwa kegiatan penanaman telah berjalan selama dua bulan.
"Kami menggunakan excavator dan dozer, serta mempekerjakan enam orang warga sekitar," ujarnya. Sabtu (28/12/2024).
Baca juga: Subuh Berkah, Kapolda Sulteng Tekankan Pelayanan Humanis
Lahan yang dibeli Romi dari masyarakat seluas ±2-5 hentar ini, rencana akan dijadikan kebun durian dan kakao (red_coklat).
"Sudah saya siapkan 1000 bibit kakao dan 200 bibit durian premium. Akses jalan juga sudah kita perlebar sejauh ±2 kilo meter," imbuhnya.
Baca juga: Babinsa dan Warga Sidoan Barat Gotong Royong Cor Jalan Produksi
Kades Sigimpu, Marliyanti, mendukung penuh kegiatan ini karena membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperbaiki akses jalan.
"Ini sangat baik bagi desa dan masyarakat," katanya. (Asri)
Editor : Redaksi