FORMAT PALU | Perlakuan buruk yang diduga dilakukan oleh salah satu oknum pengemudi (red_driver) ojek online (Ojol) yang tergabung pada aplikasi ojol Max!m, kepada seorang pelanggan ketika hendak melakukan pembelian makanan cepat saji di Kota Palu pada, Senin (25/11/2024) malam, mengakibatkan kondisi tidak nyaman dan kerugian pada pelanggan tersebut.
Hal ini disampaikan oleh Dwi, yang kesehariannya bekerja sebagai seorang jurnalis, sekaligus salah satu customer (red_pemakai jasa) yang mengeluhkan kejadian tersebut pada redaksi beritaformat.com.
Baca juga: Kejati Sulteng Setujui Restorative Justice Dua Perkara di Banggai
Dwi menjelaskan kronologis singkat, perbuatan tidak mengenakkan yang dialaminya saat itu.
"Awalnya, tadi malam (red_senin malam) sekitar pukul 21.52 WITA, saya melakukan pemesanan Pizza Erd06an secara online. Kemudian oleh salah satu pelayanan Pizza tersebut, saya dikirim menu varian Pizza melalui nomor Whatsapp 08124104xxxx berikut daftar harganya," ujar Dwi.
Tanpa banyak memilih, dia memutuskan membeli salah satu varian Pizza, sekaligus menyetujui layanan pengiriman menggunakan jasa pihak ketiga.
"Kemudian saya memilih salah satu menu Pizza seharga 25 ribu rupiah, sekaligus ongkos kirim melalui ojol Max!m 9 ribu rupiah. Sehingga, saya harus membayar lunas dengan cara mentransfer ke rekening bank swasta 779514xxxx, atas nama inisial YA," ungkapnya, dengan nada kesal.
Baca juga: Kades Malalan Klarifikasi Keterlambatan BLT Tahap I 2026, Penyaluran Tuntas ke 8 KPM
Pada saat memesan Pizza, Dwi menjelaskan jika posisinya saat itu didalam kamar, dan langsung keluar kamar sebentar dengan posisi Handphonenya didalam kamar. Sehingga, dirinya tidak tahu jika ada beberapa kali panggilan masuk diduga dari pengemudi Ojol.
"Tidak lama kemudian, saya masuk ke kamar dan mengecek Handphone. Ternyata ada beberapa panggilan tak terjawab dari nomor 08319129xxxx. Saya coba telepon balik, ternyata itu nomornya driver Ojol dan dirinya langsung marah marah dengan nada kesal, "dari mana saya telepon tidak diangkat?" Saya pun menjelaskan dengan nada santai dan meminta maaf, "maaf saya tadi dibelakang dan Handphone saya di kamar", terang Dwi.
Secara terpisah, pada malam yang sama, pihak manajemen Ojol Max!m menyampaikan klarifikasi pada Dwi, melalui sambungan seluler nomor 08772244xxxx, jika pihak manajemen sudah menegur dan memproses oknum drivernya.
Baca juga: Mayat Pria Misterius Ditemukan di Gang Pasar Masomba, Polisi Selidiki Identitas Korban
"Sudah dijelaskan lewat telepon pak. Tentang drivernya sudah kami proses, dan terima kasih atas masukannya. Kami akan berbenah," jelasnya.
Atas kejadian tersebut, Dwi sebagai customer merasa dirugikan. Dirinya berharap, ada tindakan tegas dari manajemen ojol Max!m agar, membina dan merekrut driver yang beretika.
Contoh kejadian kasus yang dialami Dwi, bisa juga dijadikan pelajaran oleh pihak manajemen Pizza Erd06an, agar lebih selektif dalam memilih jasa pengiriman pihak ketiga, dan jangan sampai terulang kedua kalinya. (Ono)
Editor : Redaksi