FORMAT PARIMO | Pasca ramai jadi pembicaraan gegara, berita viral yang sempat tayang di media ini. IR, diduga janda selingkuhan oknum Kades Bondoyong, angkat bicara sangkal semua statemen R.
"Pernyataan R, oknum Kades Bondoyong tidak berhubungan selayaknya suami istri itu, bohong! Hanya pembelaan dirinya saja. Semua tetangga tahu dan, sering melihat R di rumah saya. Kemanapun R pergi, sering mengajak saya selayaknya suami istri," ungkap IR, Senin (2/9/2024).
Baca juga: 100 Lebih Siswa SDN 3 Dampelas Berebut Satu Toilet Layak, Sekolah Minta Revitalisasi
Lanjut IR, "bagaimana tidak berhubungan badan layaknya suami istri, sedangkan kami mengatakan pada semua orang sudah menikah, itupun R yang suruh saya sampaikan kepada warga," terangnya.
Yang namanya perempuan, menurut IR pasti boros karena, banyak kebutuhan. Bukan boros uangnya, dihambur-hamburkan.
"Masalah pribadi saya, pinjam sana sini, saya tidak pernah sangkut pautkan R. Akan tetapi, ketika R sudah mengakui sebagai suami istri harusnya, R tanggung jawab," lanjutnya.
IR diminta mengakui jika, dirinya sudah menjadi istri oknum Kades tersebut. Pasalnya jika tidak, R akan malu dan, takut terjadi sesuatu yang dilakukan masyarakat pada dirinya.
Baca juga: 28 Paket Sabu Siap Edar Digagalkan, Perempuan Dibekuk di Bolano
"Dia minta saya untuk mengakui suami istri, kalau tidak dengan jalan itu, dia malu, takut di apa-apain warga karena seorang Kades bahkan, keluarga saya pun sudah ditelepon R jika kami sudah nikah di Palu," imbuhnya.
Wanita mana yang tidak tergiur akan di nafkahi dan, diberi modal usaha sekaligus, di nikahi. Ternyata sampai hari ini, tidak ada kejelasan.
"Waktu itu, saya mendesak R, kapan untuk dinikahi. Jangan cuma janji-janji akan tetapi, R menjawab, yang namanya lelaki, dia punya hati. Setiap lihat wanita, pasti ada rasa sukanya dan, saya jujur yah, semua perempuan ingin saya "cicipi". Sedangkan itu Kaur saya, ada yang saya sukai," ucap IR.
Baca juga: Yonif TP 918/MM Gelar Pelayanan Kesehatan Terpadu untuk Warga Desa Labuan
Terpisah, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Yusnaeni, S.Sos., saat dikonfirmasi awak media usai memanggil oknum Kades Bondoyong menyampaikan, pihaknya telah melakukan klarifikasi dan telah membuat BAP.
"Pada (29/8) lalu, kami sudah panggil yang bersangkutan (R) untuk, mengklarifikasi serta, dibuatkan BAP," terang Yusnaeni.
Hingga berita ini ditayangkan, R, Oknum Kades Bondoyong setelah dipanggil Kadis PMD Kabupaten Parigi Moutong masih bungkam dan, belum memberikan pernyataan pada awak media. (Asri)
Editor : Redaksi