Pihak SPBU Wasuponda Tanggung Jawab Atas Mobil Konsumen Yang Mogok Pasca Isi BBM Pertalite

beritaformat.com
Tanggung Jawab : Pihak SPBU Wasuponda langsung merespon mobil konsumen yang mengalami mogok pasca isi BBM Pertalite dengan memanggil mekanik dari Toyota untuk mendapatkan perbaikan (doc.redaksi_beritaformat.com)

FORMAT SUL-SEL | Sejumlah kendaraan yang telah melakukan pengisian bahan bakar jenis Pertalite di SPBU Wasuponda, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, mengalami mogok lantaran diduga BBM-nya terkontaminasi dengan air. 

Atas peristiwa itu, pihak SPBU mengambil langkah cepat dengan menyetop penjualan dan menutup operasional di SPBU Wasuponda, agar tidak ada lagi kendaraan yang mengalami hal serupa.

Baca juga: 28 Terduga Pelaku Diamankan, Operasi Sarang Narkoba Sulteng Berlanjut

Mogok : Sejumlah mobil konsumen yang mogok pasca isi BBM Pertalite di SPBU Wasuponda mendapatkan penanganan dari mekanik yang disiapkan oleh pihak SPBU (doc.redaksi_beritaformat.com)

"Untuk mengantisipasi, kami langsung melakukan pelaporan ke pihak Depot Pertamina, agar segera di ketahui penyebabnya," tegas Manager SPBU Wasuponda saat di konfirmasi awak media. Jum'at (19/4/2024). 

Baca juga: Subuh Berkah, Kapolda Sulteng Tekankan Pelayanan Humanis

"Bahkan, kami juga bertanggung jawab atas peristiwa yang tidak kita inginkan bersama. Makanya, langkah awal kami segera memperbaiki mobil yang mogok dengan memanggil langsung mekanik Toyota, agar mobil konsumen kembali normal," lanjutnya. 

Masih Muhamad Fauzi, Manager SPBU Wasuponda, "semua uang konsumen, untuk mobil yang mogok, langsung kita ganti saat itu juga," imbuhnya. 

Baca juga: Babinsa dan Warga Sidoan Barat Gotong Royong Cor Jalan Produksi

Untuk sementara, SPBU Wasuponda tidak melayani penjualan BBM subsidi jenis Pertalite, hingga mendapatkan hasil investigasi dari Pertamina, terkait penyebab masuknya air dalam tangki pendam SPBU. 

"Kami harap masyarakat bisa bersabar, menunggu hasil investigais dari pihak Pertamina, yang rencana akan dilakukan pada Minggu 21 April 2024 (hari ini)," pungkasnya. (Red)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Terpopuler
Jumat, 16 Okt 2026 18:56 WIB
Jumat, 16 Okt 2026 19:47 WIB
Minggu, 18 Okt 2026 17:38 WIB
Berita Terbaru