FORMAT SUL-SEL | Sejumlah kendaraan yang telah melakukan pengisian bahan bakar jenis Pertalite di SPBU Wasuponda, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, mengalami mogok lantaran diduga BBM-nya terkontaminasi dengan air.
Atas peristiwa itu, pihak SPBU mengambil langkah cepat dengan menyetop penjualan dan menutup operasional di SPBU Wasuponda, agar tidak ada lagi kendaraan yang mengalami hal serupa.
Baca juga: Mayat Pria Misterius Ditemukan di Gang Pasar Masomba, Polisi Selidiki Identitas Korban
"Untuk mengantisipasi, kami langsung melakukan pelaporan ke pihak Depot Pertamina, agar segera di ketahui penyebabnya," tegas Manager SPBU Wasuponda saat di konfirmasi awak media. Jum'at (19/4/2024).
Baca juga: WOM Finance Sampaikan Hak Jawab Terkait Pemberitaan Dugaan Penarikan dan Lelang Motor Nasabah
"Bahkan, kami juga bertanggung jawab atas peristiwa yang tidak kita inginkan bersama. Makanya, langkah awal kami segera memperbaiki mobil yang mogok dengan memanggil langsung mekanik Toyota, agar mobil konsumen kembali normal," lanjutnya.
Masih Muhamad Fauzi, Manager SPBU Wasuponda, "semua uang konsumen, untuk mobil yang mogok, langsung kita ganti saat itu juga," imbuhnya.
Baca juga: Diduga Dikeroyok Empat Rekannya, Pria di Huntap Tompe Tewas Bersimbah Darah
Untuk sementara, SPBU Wasuponda tidak melayani penjualan BBM subsidi jenis Pertalite, hingga mendapatkan hasil investigasi dari Pertamina, terkait penyebab masuknya air dalam tangki pendam SPBU.
"Kami harap masyarakat bisa bersabar, menunggu hasil investigais dari pihak Pertamina, yang rencana akan dilakukan pada Minggu 21 April 2024 (hari ini)," pungkasnya. (Red)
Editor : Redaksi