Persilangan Dua Budaya, Masyarakat Gorontalo Rantau Gelar Acara Gebyar Ketupat

beritaformat.com
Hadir : Para Penjabat dan Forkopimda Parigi Moutong saat menghadiri Gebyar Ketupat yang diselenggarakan oleh Masyarakat Gorontalo Rantau (doc.humasresparimo/asri_beritaformat.com)

FORMAT PARIMO | Pererat tali silaturahmi, Masyarakat Gorontalo Rantau, di Kelurahan Bantaya, Kecamatan Parigi, menggelar Hari Raya Ketupat yang dirangkaikan dengan Halal Bi Halal 1 Syawal 1445 H, Rabu (17/4/2024) siang. 

Kegiatan tersebut, turut dihadiri oleh pejabat Propinsi Sulawesi Tengah, Forkopimda Kab.Parigi Moutong, antara lain Kapolres Parigi Moutong, yang diwakili oleh Kabag Ren Polres Parigi Moutong (AKP Gustam Aras), Asisten 1 Kesra, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Daerah Propinsi Sulteng (Awaludin), Ketua Pengadilan Parigi Moutong (Yakobus Manu, S.H.).

Baca juga: Mayat Pria Misterius Ditemukan di Gang Pasar Masomba, Polisi Selidiki Identitas Korban

Wakili : Kabag Ren Polres Parigi Moutong, AKP Gustam Aras yang mewakil Kapolres Parigi Moutong saat menghadiri Gebyar Ketupat Masyarakat Gorontalo Rantau (doc.humasresparimo/asri_beritaformat.com)

Terlihat hadir penjabat luar daerah, Bupati Kab. Sigi, Mohammad Irwan Lapatta, S.Sos, M.Si., Pj. Bupati Donggala, Moh. Rifai, Sekretaris Kab. Parigi Moutong, Zulfinasran, S.S.T.P., M.A.P., Ketua Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo (KKIG) Propinsi Sulteng, H. Ir. Saifullah Djafar, Ketua KKIG Kab. Parigi Moutong, Marzuki Hululo, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Parigi, Irwanto, S.H., Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kab. Parigi Moutong, Drs. H. Sudirman Tjora, Ketua FKUB Kab. Parigi Moutong, Abdul Rajab, S.E., Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kab. Parigi Moutong, H. Ardi Kadir, S.Pd, M., Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PDHI) Kab. Parigi Moutong, I Made Yastina, S.E., Kapolsek Parigi, AKP Arifin Mahmud, S.H., Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat se-Kec. Parigi dan tamu undangan sekitar 1.000 orang. 

Baca juga: WOM Finance Sampaikan Hak Jawab Terkait Pemberitaan Dugaan Penarikan dan Lelang Motor Nasabah

Mengawali sambutan, Bupati Parigi Moutong, yang diwakili Sekda Kab. Parimo Zulfinasran, S.S.T.P., M.A.P., menyampaikan, "Lebaran ketupat, merupakan tradisi/budaya dari suku Gorontalo, yang di laksanakan setiap tahun, 7 (tujuh) hari setelah Hari Raya Idul Fitri. Sekaligus untuk menjalin silahturahmi antar umat beragama. Kegiatan atau tradisi yang seperti ini harus tetap di pertahankan dan dilestarikan," ungkapnya. 

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sulawesi Tengah, yang diwakili oleh Asisten 1 Kesra, Ka.Biro Kesra Sekdaprov Sulteng, Awalludin menerangkan, "Pelaksanaan hari raya ketupat merupakan salah satu bentuk wujud syukur masyarakat gorontalo yang ada di rantau. Budaya ini, merupakan hasil silang dua budaya dari suku Jawa dan suku Gorontalo. Sehingga, ini menjadi icon di Kab. Parigi Moutong," jelasnya. 

Baca juga: Diduga Dikeroyok Empat Rekannya, Pria di Huntap Tompe Tewas Bersimbah Darah

"Gubernur juga menghimbau, agar masyarakat selalu menjalin silaturahmi dan menjaga keamanan, khususnya di wilayah Kec. Parigi, agar tercipta situasi yang aman dan kondusif," pungkas Awalludin. 

Lebaran Ketupat yang terbuka untuk umum, di isi juga dengan hiburan masyarakat seperti, panjat pinang, tarik tambang, lomba gendong istri dan lari karung, dan di ikuti sekitar 1000 orang yang berasal dari Kelurahan Bantaya dan masyarakat sekitar Kota Parigi. (Asri)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Terpopuler
Berita Terbaru