Pemdes Jombok, Gelar Pawai Budaya Peringati Sedekah Desa 

avatar beritaformat.com
  • URL berhasil dicopy
Sedekah Desa : Salah satu peserta pawai budaya mengenakan baju modern
Sedekah Desa : Salah satu peserta pawai budaya mengenakan baju modern

BERITA JOMBANG | Tumpah ruah warga Desa Jombok  Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang mengikuti  pawai budaya, dalam rangka sedekah desa yang di laksanakan Minggu, (08/10/2023). 

Pawai budaya yang mengambil start didepan balai desa Jombok dan finish di Dusun Jabaran dan dihadiri ribuan warga dari berbagai elemen ini, juga diikuti peserta dari lembaga pendidikan yang ada di Desa Jombok serta masyarakat umum. 

 

Peserta pawai yang terdiri dari 8 Dusun dengan jumlah peserta lebih kurang 2500 orang, sudah memadati garis start sejak pukul 06.00 wib, dan baru diberangkatkan oleh Pj Bupati Jombang Sugiat,S.Sos.,M.Psi.T., pukul 08.00 wib didampingi Camat Ngoro dan Kepala Desa Jombok. 

 

Dalam sambutannya, Kepala Desa Jombok Nugroho Adi Wiyono berharap agar acara seperti bisa diadakan lebih meriah lagi. 

 

"Saya sampaikan ucapan terima kasih kepada Pj Bupati Jombang bapak Sugiat yang sudah hadir dalam acara pawai budaya memperingati sedekah desa Jombok. Kepada seluruh masyarakat Desa Jombok yang sudah bergotong royong untuk mensukseskan acara ini, dan sangat antusias, Saya ucapkan terima kasih. Semoga acara seperti ini bisa kita laksanakan dan agendakan tiap tahun, kami juga suguhkan hiburan untuk bisa dinikmati dan dilihat oleh seluruh pengunjung", sampainya.

 

 

Masih Adi Nugroho, "sedekah desa ini sudah dimulai sejak seminggu yang lalu, di awali dengan khataman Alquran yang sampai tadi malam sudah khatam sebanyak 2023 juz, dan malam nanti ada sholawatan yang bertempat di dusun Jabaran", pungkasnya. 

 

Pj Bupati Jombang Sugiat, S.Sos.,M.Psi.T., memberikan apresiasi atas gelaran acara budaya yang masih dipertahakan oleh masyrakat Desa Jombok. 

 

"Saya sangat mengapresiasi sekali terhadap Desa Jombok yang sudah menguri uri budaya jawa, dengan mengadakan sedekah desa. Apalagi dalam kurun satu minggu sudah bisa khatam Al-Qur'an sebanyak 2023 juz, ini mempunyai nilai sejarah tersendiri. Saya juga berharap, semoga acara seperti ini bisa berlanjut setiap tahun, karena dengan acara seperti ini bisa meningkatkan ekonomi warga, yang biasanya tidak jualan dengan adanya acara seperti bisa jualan, yang biasanya rias juga ikut laku karena banyak peserta yang rias", pungkasnya. 

 

Berbagai kostum dan tarian di peragakan oleh peserta pawai, ada yang memakai kostum horor, adat istiadat,TNI/POLRI, serta suku indian, ada juga beberapa miniatur mulai dari burung garuda, gajah serta Ogoh Ogoh ikut menyemarakkan pawai budaya dalam rangka sedekah Desa Jombok kali ini. (Darmanto)