Imbas Pandemi, PT PRIA Lakukan Pengurangan Jumlah Tenaga Kerja

avatar beritaformat.com
  • URL berhasil dicopy
Mujiono (kanan)
Mujiono (kanan)

Mojokerto - Pandemi covid-19 ditambah dengan resesi ekonomi dunia berimbas terhadap kinerja PT Putra Restu Ibu Abadi (PRIA). Akibatnya, pengurangan terhadap jumlah tenaga kerja tak bisa dihindari.

Hal ini tersebut disampaikan Mujiono selaku Manager Plant PT PRIA, Senin (23/1/2023). Dikatakan Mujiono, pengurangan terhadap jumlah tenaga kerja diambil oleh perusahaan yang bergerak di bidang transporter dan pengelolaan limbah bahan berbahaya beracun (B3) lantaran omzet perusahaan menyusut hingga 40% sebagai imbas Pandemi covid-19.

"Karena pemasukan sepi dari limbah. Diharapkan tahun ini pulih kembali dan kerjasama dengan industri atau pabrik dalam pengangkutan dan pengelolaan limbah bisa normal," katanya.

Masih dikatakan Mujiono, PT PRIA selama ini menjalin kerjasama dengan instansi pemerintah ataupun swasta dalam hal pengelolaan limbah B3. Baik kerjasama dengan rumah sakit dalam pemusnahan limbah medis, dengan Puskesmas, atau pabrik.

Meski demikian, PT PRIA tak lepas dari tanggungjawabnya dalam penyaluran Corporate Social responsibility (CSR).

"CSR itu kami salurkan supaya bisa bermanfaat bagi warga sekitar perusahaan. Selain CSR, tenaga kerja kami sebagaian besar ialah warga lokal dari sekitar pabrik," katanya. (Rif)