BERITA MOJOKERTO | Polres Mojokerto, melalui Satres Narkoba, terus gencarkan sosialisasi pencegahan, pemberantasan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN) di lingkungan sekolah. Salah satunya di SMK Raden Patah, Mojosari, Kabupaten Mojokerto.
Sebanyak 225 siswa SMK Raden Patah, begitu antusias mendengarkan arahan yang diberikan, tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan peredarannya. Selasa, (6/2/2024).
Baca juga: Kades Kepuhanyar Bantah Dugaan Fee Rp25 Juta, Paving Pasinan Dipastikan Kembali Dipasang
Kasat Resnarkoba Polres Mojokerto AKP Marji Wibowo, SH., mengatakan, "Kegiatan ini sebagai pengetahuan penyampaian informasi dan juga dalam upaya pencegahan (narkoba), terhadap anak-anak usia sekolah," terang Marji.
Masih kata Marji Wibowo, generasi muda sangat rentan terhadap penyalahgunaan Narkoba. Untuk itu, perlu adanya pemahaman terkait bahaya Narkoba bagi para generasi muda, khususnya pelajar. Aparat penegak hukum berupaya untuk menjaga, agar generasi muda tidak terpengaruh narkoba.
Baca juga: Amin Mabrur Terpilih Jadi Kades Sumokembangsri 2026–2034
"Kita sebagai aparat penegak hukum, betul-betul menjaga, supaya jangan sampai Narkoba itu masuk ke anak siswa sekolah," tegasnya.
Marji berharap, para siswa dapat memahami materi yang diberikan oleh Aipda Beny, terkait dengan bahaya penyalahgunaan narkoba.
"Harapan saya kepada para siswa, dapat memahami lebih jauh tentang Narkoba," tutur Marji.
Baca juga: DPC PDI Perjuangan Mojokerto Lantik 18 PAC, Perkuat Konsolidasi hingga Akar Rumput
Dia juga berpesan kepada para guru maupun orang tua, untuk dapat mengawasi anaknya masing-masing dari bahaya penyalahgunaan Narkoba.
"Yang perlu diingatkan, para guru sebagai pendamping dan rang tua, untuk menjaga anak-anak kita, agar tidak terlibat dengan bahayanya Narkoba," tutupnya. (R_X)
Editor : Redaksi