Jumat CERIA Bupati Mojokerto Bagikan TTD Pada Siswi SMPN 1 Mojoanyar

beritaformat.com
Bagikan : Bupati Mojokerto dr. Ikhfina Fahmawati.M.Si., menyerahkan Tablet Tambah Darah untuk siswi SMPM 1 Mojoanyar sebagai upaya pencegahan Stunting

BERITA MOJOKERTO | Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, terus mengampanyekan minum Tablet Tambah Darah (TTD) secara serentak, kepada remaja putri agar terhindar dari anemia. Kegiatan kali ini, dilaksanakan di lapangan SMP Negeri 1 Mojoanyar, yang dikemas dalam agenda Jumat CERIA (Cantik, Enerjik, Rajin, Inovatif, dan Aktif), Jumat (19/1/2024) pagi. 

Dalam hadir dalam kegiatan pelaksanaan minum TTD secara serentak di SMPN 1 Mojoanyar, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto dr. Ulum Rokhmat Rokhmawan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto Ludfi Ariyono, Camat Mojoanyar Mokh. Malik, Kepala Desa Jabon Khoirur Rozikin dan Forkopimcam Mojoanyar.

Baca juga: Mojokerto Mencekam! 40 Pemotor Diduga Serang Tiga Angkringan

Bugar : Kegiatan Jum'at CERIA di awali sengan senam bersama Bupati, Kadinkes, Forkopimcam Mojoanyar, Kades Jabon di ikuti seluruh siswa siswi SMPN 1 Mojoanyar

Giat Jum'at CERIA diawali dengan melakukan senam bersama seluruh siswa-siswi. Dilanjutkan penyerahan secara simbolis TTD kepada Kepala Sekolah SMPN 1 Mojoanyar Sugito S.Pd.,M.A.P. 

Dalam sambutannya, Bupati Ikfina menjelaskan, jika pelaksanaan minum TTD secara serentak, merupakan program dari pemerintah, melalui Kementerian Kesehatan yang wajib dilakukan di seluruh Indonesia. Pasalnya, saat ini Bangsa Indonesia telah menghadapi masalah yang besar, yaitu terkait ancaman terhadap kualitas sumber daya manusia yang disebut dengan stunting.

Baca juga: Liburan ke Yogya, Pulang Tinggal Nama!

Anemia : Bupati Mojokerto bersama jajaran Guru pendidik, Kadinkes, Forkopimcam Mojoanyar saat memberikan penjelasan tentang pentingnya mengkonsumsi TTD bagi calon ibu hamil

“Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada balita, karena pada saat ibunya hamil, ibunya mengalami kurang darah atau anemia. Kurang darah atau anemia pada ibu hamil, dikarenakan sejak ibu hamil yang masih menjadi calon ibu, sudah mengalami anemia kronis,” terangnya. 

“Jadi makanan apa saja yang mengandung zat besi, yaitu bayam, daun ketela, kacang-kacangan, jeroan, tapi lebih tepatnya adalah hati. Jadi makanan yang paling tinggi kandungan zat besinya yaitu kacang-kacangan, hati, bisa hati ayam, hati kambing, hati sapi, kemudian kuning telur. Karena faktanya 30 persen atau 1/3 remaja putri di Indonesia mengalami kondisi yang namanya anemia atau kekurangan darah,” lanjutnya. 

Baca juga: Sabu 250 Gram, Pil 2.000 Butir Disita, Bos Besar Masih Misteri!

Ikhfina berpesan agar seluruh siswi, selalu mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi dan minum TTD setiap minggunya. Hal tersebut perlu dilakukan, selain anemia bisa menyebabkan ibu melahirkan bayi stunting, anemia juga dapat menyebabkan mudah mengantuk, otak tidak bisa berpikir dengan cepat, dan tidak bisa konsentrasi. 

“Terdapat dua faktor yang dapat menghambat dan mempercepat penyerapan zat besi pada tubuh, yakni minum kopi dan teh setelah makan sebelum satu jam, dapat menghambat penyerapan zat besi dalam tubuh. Akan tetapi minum jus jeruk atau semacamnya bisa mempercepat penyerapan zat besi di dalam usus,” pungkasnya. (R_X)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Terpopuler
Jumat, 16 Okt 2026 18:56 WIB
Jumat, 16 Okt 2026 19:47 WIB
Minggu, 18 Okt 2026 17:38 WIB
Berita Terbaru