BERITA MOJOKERTO | Warga Mojokerto dihimbau agar selalu waspada, ketika terjadi hujan disertai angin dan petir. Karena, mencapai puncak musim penghujan, cuaca sulit diprediksi.
Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG (Badan Meteoroligo, Klimatologi, dan Geofisika) Juanda Surabaya kemarin (11/1). Pada pukul 15.00 WIB, akan terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai Petir/Kilat dan angin kencang di Wilayah Kabupaten Mojokerto. Sehingga, mengakibatkan beberapa rumah, fasilitas ibadah dan sekolah mengalami kerusakan dan pohon tumbang.
Baca juga: Kades Kepuhanyar Bantah Dugaan Fee Rp25 Juta, Paving Pasinan Dipastikan Kembali Dipasang
Seperti halnya yang terjadi pada Sudibyo, warga Dusun Panjer RT 1 RW 3, Desa Tunggalpager, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto. Atap rumah Sudibyo rusak akibat tertimpa pohon Kesono yang tepat berada didepan rumahnya.
Kejadian ini bermula, ketika sore kemarin Kamis, (11/1), sekira pukul 16.00 WIB, terjadi hujan disertai angin. Saat dirinya pulang dari mushola, terkaget melihat pohon didepan rumahnya tumbang, dan menimpa atap rumahnya.
Baca juga: Amin Mabrur Terpilih Jadi Kades Sumokembangsri 2026–2034
Sudibyo yang kesehariannya sebagai pengayuh becak hanya bisa pasrah. Meskipun, banyak air masuk ke dalam rumahnya melalui genting yang rusak akibat tertimpa pohon.
"Mau gimana lagi mas, semalam rumah saya kebanjiran, air mengalir dari atap yang rusak. Klo untuk perbaikan, mas nya tahu sendiri, berapa hasil saya mengayuh becak, dengan kondisi banyak orang yang memiliki kendaraan pribadi", ucapnya lemas.
Ditemui awak media secara terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Abd. Khakim.S.H., menyampaikan, dirinya dibantu oleh beberapa tim dari dinas terkait, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto, PMI, dan Dinas PUPR dan Tagana. Melakukan evakuasi yang bersifat darurat, kepada korban maupun pohon yang tumbang. Jum'at (12/1/2024).
Baca juga: DPC PDI Perjuangan Mojokerto Lantik 18 PAC, Perkuat Konsolidasi hingga Akar Rumput
"Kita tadi sudah berkoordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi, untuk melakukan evakuasi, baik korban maupun pohon. Untuk kerusakan atap yang tertimpa pohon, masuk dalam kategori rusak ringan. Namun, hasilnya tetap akan kita laporkan kepada Bupati Mojokerto, agar warga terdampak bisa menempati rumahnya kembali dengan rasa aman dan nyaman", sampainya.
Berikut beberapa kejadian akibat hujan dengan intensitas sedang disertai angin dan petir yang mengakibatkan beberapa rumah warga, fasum rusak dan pohon tumbang, yang ada di wilayah Kabupaten Mojokerto. Kamis, (11/1) :
1. Kecamatan Bangsal, pukul 16.30 WIB, terjadi hujan intensitas sedang disertai angin kencang, yang berlokasi di Dsn. Glonggongan, Ds. Sumbertebu, Kec. Bangsal. Mengakibatkan 10 Ruko mengalami rusak berat pada bagian atap dan listrik padam.
2. Kecamatan Kutorejo, pukul 15.30 WIB terjadi hujan intesitas sedang disertai angin dan petir, berlokasi di Ds. Kutorejo Kec. Kutorejo, yang mengakibatkan pohon Trembesi Diameter -+ 20 Cm roboh. Kemudian di Dsn. Wunut Ds. Sampangagung, mengakibatkan kerugian material pada 11 rumah warga, 2 fasilitas umum, masjid dan sekolah madrasah rusak berat dan ringan, serta 4 pohon jenis Kersen, Petai, Trembesi dan Mangga berdiameter ±30cm roboh. Sehingga BPBD Kab. Mojokerto memberikan bantuan 20 lembar terpal.
3. Kecamatan Puri, pukul 15.45 WIB terjadi hujan intensitas sedang disertai angin dan petir. Berlokasi di Jalan Raya Kebonagung Desa Kebonagung Kecamatan Puri. 1 pohon Trembesi diameter ±20Cm roboh.
4. Kecamatan Mojosari, pukul 16.10 WIB terjadi hujan intensitas sedang disertai angin kencang dan petir, yang berlokasi di Jl. Masjid Ds. Sarirejo Kec. Mojosari, yang mengakibatkan 2 Pohon Jenis Kesono Diameter: ± 60 cm roboh. Kemudian di Jln. Gajah Mada Ds. Seduri Kec. Mojosari, 7 pohon jenis Kesono roboh. Kemudian di Ds. Ngimbangan Kec. Mojosari, 1 pohon jenis Kesono diameter: ± 60 Cm roboh.
5. Kecamatan Pungging, pukul 16.10 WIB terjadi hujan intensitas sedang disertai angin kencang dan petir, berlokasi di Jl. Brawijaya Kec. Pungging, yang mengakibatkan 5 pohon Kesono
Diameter: ± 60 Cm roboh dan merusak beberapa atap rumah warga. (BF)
Editor : Redaksi