Seumur Kecambah!! Bronjong Sungai Marmoyo Baru Diperbaiki Sudah Roboh

beritaformat.com
Awal : Kondisi awal saat mulai pengerjaan oleh kontraktor 'siluman' terlihat tidak menggunakan trucuk (pancang bambu) _ foto : dokumentasi redaksi 23 November 2023

BERITA MOJOKERTO | Belum lama dibangun, Gabion (Bronjong) penahan jalan di Dusun Pencarikan, Desa Jetis, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto Provinsi Jawa timur, diterjang derasnya debit air dan ambruk ke sungai Marmoyo. Hal ini diduga karena pengerjaan yang asal- asalan. 

Warga setempat mengaku sangat kecewa, sekaligus mempertanyakan kekuatan bronjong, yang diperkirakan menelan dana tidak sedikit itu.

Baca juga: Kades Kepuhanyar Bantah Dugaan Fee Rp25 Juta, Paving Pasinan Dipastikan Kembali Dipasang

Roboh : kondisi bronjong pasca diterjang air akibat hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan ambruk ke sungai Marmoyo

Kekecewaan ini disampaikan oleh Sudarsono, salah satu warga kepada awak media, “ pengerjaannya sekitar bulan Desember tahun 2023, dan selesainya hari Minggu, seingat saya. Hari Kamis, longsor sekitar pukul 21.00 malam," ungkapnya. 

Lebih lanjut Sudarsono menambahkan, "mulai pertama pengerjaan tidak ada papan informasi proyek, hingga selesai pengerjaannya. Harapan masyarakat, kalau bisa dibangun lagi yang lebih tangguh, jangan seumur jagung, kalau seumur jagung 3 bulan, berarti seumur kecambah mungkin, kalau kecambah kan cuma 3 hari," pinta pemilik warung kopi di timur lokasi bronjong yang ambruk. Rabu, (10/1/2024). 

Baca juga: Amin Mabrur Terpilih Jadi Kades Sumokembangsri 2026–2034

"Dulu memang sempat di ajukan pemerintah Desa Jetis, ke Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto. Namun, pekerjaan tersebut merupakan wewenang Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas, hingga pada akhirnya, kita meminta bantuan melalui salah seorang anggota dewan, dan pekerjaan tersebut terealisasi dengan hasil yang 'mengecewakan', tambah Sudarsono. 

Sudarsono juga mengkawatirkan jika kerusakan ini tidak segera diperbaiki, maka akan membahayakan warga, di sepanjang aliran sungai Marmoyo. 

"Jika hal ini terus dibiarkan, dan tidak segera diperbaiki, dikawatirkan dengan makin tingginya intensitas curah hujan, maka debit air akan semakin besar dan sangat membahayakan bangunan yang dilalui aliran air tersebut," tutupnya. 

Baca juga: DPC PDI Perjuangan Mojokerto Lantik 18 PAC, Perkuat Konsolidasi hingga Akar Rumput

Reporter : HB

Cameraman : SAG

Editor : Redaksi

Politik
Berita Terpopuler
Berita Terbaru