4 Desa Terendam Banjir Luapan Sungai Lamong, Bhabinsa Siaga Bencana Banjir di Wilayah Binaan

beritaformat.com
Bantu : Bhabinsa Koramil 0817/10 Benjeng membantu warga terdampak luapan sungai lamong (foto : tim Bhabinsa Koramil 0817/10 Benjeng)

BERITA GRESIK | Intensitas curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Gresik dan sekitarnya selama beberapa hari terakhir, mengakibatkan debit air di Kali Lamong meluap. 

Akibatnya, puluhan rumah yang tersebar di 3 desa di Kecamatan Benjeng mulai terendam banjir dengan ketinggian berbeda-beda. Informasi yang disampaikan oleh Babinsa kepada Bati Tuud Koramil 0817/10 Benjeng Peltu Imam, Jumat (8/12/2023).

Baca juga: Kades Kepuhanyar Bantah Dugaan Fee Rp25 Juta, Paving Pasinan Dipastikan Kembali Dipasang

Meluap : banjir setinggi lutut orang dewasa, melumpuhkan aktivitas warga yang akan keluar rumah (foto : Tim Bhabinsa Koramil 0817/10 Benjeng)

Berdasarkan laporan dari anggota Babinsa Koptu Jadi, wilayah binaan di Desa Lundo ketinggian Air sudah mencapai 5 cm - 20 cm merendam 5 Rumah, sawah 20 Ha dan genangan jalan desa sepanjang 100 meter, serta genangan jalan lingkungan 150 meter.

Sedangkan di Desa Sedapur Klagen, melalui laporan Babinsa Serda Mustakim, ketinggian air mencapai 10 cm - 40 cm, terdapat 40 KK dan 35 rumah yang terendam. Selain itu, luapan air juga menggenang di jalan poros desa sepanjang 600 meter serta jalan lingkungan 1.800 meter, dan juga sawah sekitar 40 Ha.

Baca juga: Amin Mabrur Terpilih Jadi Kades Sumokembangsri 2026–2034

Di Desa Kedungrukem dilaporkan oleh Babinsa Pelda Purwanto, ketinggian air mencapai 10 cm - 40 cm. Terdapat 20 rumah yang terendam dan sekitar 30 Ha sawah. Disamping itu, genangan juga merendam jalan desa sepanjang 700 meter dan jalan lingkungan 1.200 meter.

Dan di Desa Deliksumber, dari hasil laporan Babinsa Serma Eka, ketinggian air 5 cm -20 cm. Terdapat 10 KK yang terdampak, dan 7 rumah terendam, serta genangan di jalan poros desa sekitar 100 meter, jalan lingkungan 800 meter dan juga genangan di sawah sekitar 25 Ha. 

Menanggapi kondisi desa binaan sesuai yang dilaporkan, Bati Tuud Koramil 0817/10 Benjeng Peltu Imam menyampaikan agar Babinsa melaksanakan siaga dan monitoring wilayah untuk mengantisipasi bencana.

Baca juga: DPC PDI Perjuangan Mojokerto Lantik 18 PAC, Perkuat Konsolidasi hingga Akar Rumput

"Kita siaga untuk antisipasi terjadinya bencana banjir. Seluruh Babinsa tetap monitoring wilayahnya masing-masing, setiap perkembangan situasi maupun terdapat penonjolan segera dilaporkan", ucap Bati Tuud Benjeng.

"Untuk sementara genangan masih belum ada kenaikan sehingga aktivitas masyarakat masih berjalan dengan aman. Namun dihimbau kepada warga masyarakat selalu waspada", tuturnya. (Pen0817/Hartono).

Editor : Redaksi

Politik
Berita Terpopuler
Berita Terbaru