Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Dolo Selatan terus memperkuat upaya peningkatan produksi pertanian guna mendukung ketahanan pangan di Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi. Langkah tersebut dilakukan melalui optimalisasi lahan, pendampingan petani, serta penguatan sinergi dengan kelompok tani.
Kepala BPP Dolo Selatan, Selamad Darianto, S.ST, mengatakan wilayahnya memiliki sekitar 25 hektare lahan yang berpotensi dikembangkan. Namun, saat ini baru sekitar 13 hektare yang siap ditanami karena sebagian lahan masih terkendala ketersediaan air.
Baca juga: Korban Penganiayaan Desak Polsek Toili Usut Tuntas, Beri Ultimatum 1x24 Jam
Meski demikian, pihaknya tetap mendorong petani membuka lahan secara bertahap melalui swadaya masyarakat agar potensi pertanian dapat dimanfaatkan secara maksimal.
"Kami terus mendorong petani agar tetap semangat meningkatkan produksi. Dengan kebersamaan dan kerja keras, lahan yang ada dapat dimanfaatkan secara maksimal demi mendukung ketahanan pangan daerah," ujar Selamad.
Selain mengembangkan komoditas padi dan jagung, BPP Dolo Selatan juga menyiapkan program penanaman cabai sebagai bagian dari dukungan terhadap program nasional Kementerian Pertanian dalam menjaga stabilitas pasokan pangan.
Menurut Selamad, keberhasilan peningkatan produksi tidak hanya ditentukan oleh luas lahan, tetapi juga pendampingan intensif dari penyuluh pertanian kepada para petani.
Baca juga: Dugaan Asusila Oknum Guru SDN 6 Dampelas Menggantung, Disdik dan Kepsek Bungkam
"Petani tidak mengenal hari libur, sehingga penyuluh juga harus selalu hadir mendampingi mereka. Komunikasi antara penyuluh dan kelompok tani harus terus terjaga agar setiap persoalan dapat segera ditangani," katanya.
Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah melalui pembangunan jaringan irigasi di Desa Balongga, Sambo, dan Wara Tanah pada 2026. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian di Dolo Selatan.
Ke depan, Selamad berharap pemerintah kembali menggulirkan program perluasan sawah rakyat agar luas baku sawah di Dolo Selatan yang saat ini mencapai sekitar 1.060 hektare dapat terus bertambah.
"Semakin luas lahan sawah yang dimiliki, maka produksi pangan juga akan meningkat. Harapan kami, desa-desa yang belum memiliki areal persawahan nantinya juga dapat menikmati program tersebut," ungkapnya.
Melalui pendampingan berkelanjutan, pemanfaatan benih unggul, pemenuhan kebutuhan pupuk, serta pengendalian hama dan penyakit tanaman, BPP Dolo Selatan berkomitmen mendukung terwujudnya swasembada pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Sigi.
Reporter : Anjasman
Penyunting : W13D
Kategori : Ekonomi
Lokasi Sigi, Sulawesi Tengah
Sumber : Liputan
Editor : Redaksi