Diduga Dikeroyok Empat Rekannya, Pria di Huntap Tompe Tewas Bersimbah Darah

Reporter : Redaksi
Kondisi korban saat kritis di puskesmas dan mendapatkan pertolongan dari tim medis (foto : tim_redaksi)

Warga lokasi hunian tetap (Huntap) Desa Tompe, Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, digegerkan dengan dugaan kasus pengeroyokan brutal yang menewaskan seorang pria berinisial RL (26), Senin (25/5/2026).

Korban diduga menjadi sasaran pemukulan menggunakan benda tumpul oleh empat orang terduga pelaku yang diketahui berasal dari Desa Sibado, Kecamatan Sirenja. Peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 09.00 WITA di kawasan Huntap Tompe.

Baca juga: Mayat Pria Misterius Ditemukan di Gang Pasar Masomba, Polisi Selidiki Identitas Korban

Kondisi korban yang mengalami banyak luka usai pengeroyokan (foto : tim_redaksi)

Berdasarkan keterangan keluarga korban, para terduga pelaku masing-masing berinisial CLK, RS, DR dan PTM yang diketahui menjabat sebagai Ketua RT Dusun II Desa Sibado. Mereka disebut datang ke rumah korban untuk menanyakan seekor anjing peliharaan yang diduga dibunuh korban.

“Tanpa banyak bicara, mereka langsung melakukan pemukulan terhadap suami saya,” ungkap istri korban, FRW, saat dikonfirmasi awak media melalui sambungan telepon.

Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka serius, pusing hingga akhirnya pingsan. Sekitar satu jam setelah kejadian, korban dilarikan ke Puskesmas Ponggava Tompe untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun nahas, kondisi korban terus memburuk. RL akhirnya meninggal dunia sekitar pukul 04.00 WITA dini hari. Sebelum menghembuskan napas terakhir, korban sempat menyampaikan kepada istrinya bahwa dirinya telah dikeroyok.

Jenazah korban kemudian dibawa pulang dan dimakamkan di kampung halamannya di Desa Karangetang, Kecamatan Denggilo, Kabupaten Pohuwato.

Baca juga: WOM Finance Sampaikan Hak Jawab Terkait Pemberitaan Dugaan Penarikan dan Lelang Motor Nasabah

Keluarga korban mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tersebut dan menindak seluruh pelaku yang diduga terlibat.

“Kami meminta semua pelaku dihukum seberat-beratnya,” tegas FRW.

Sementara itu, Kapolsek Sirenja, Iptu Ahmad Coridji, membenarkan adanya insiden berdarah tersebut. Polisi bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga.

“Terduga pelaku utama berinisial CLK sudah diamankan tanpa perlawanan dan saat ini berada di Mapolres Donggala bersama barang bukti untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Iptu Ahmad Coridji.

Baca juga: Polres Sigi Sembelih 9 Hewan Kurban, Daging Dibagikan ke Warga dan Pekerja Harian

Ia menambahkan, penyidik masih mendalami keterlibatan tiga orang lainnya yang diduga berada di lokasi kejadian saat pengeroyokan berlangsung.

Di sisi lain, Babinsa Koramil 13 Sirenja Kodim 1306 Kota Palu, Serka Udin S. Kulungan, mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dalam menyelesaikan persoalan.

“Kami mengimbau masyarakat menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum agar diproses sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Reporter: Tim
Editor: W13D
Kategori: Peristiwa
Lokasi: Donggala, Sulawesi Tengah
Sumber: Wawancara

Editor : Redaksi

Politik
Berita Terpopuler
Berita Terbaru