Jalan Trans Sulawesi di Dampelas Tergenang, Warga Keluhkan Drainase Nihil

Reporter : Redaksi
Kondisi jalan Trans Sulawesi di Kecamatan Dampelas yang sering terendam air saat hujan (foto : agus_beritaformat)

Genangan air yang kerap merendam ruas Jalan Trans Sulawesi di area lapangan Desa Sioyong, Kecamatan Dampelas, dikeluhkan warga dan pengguna jalan. Kondisi ini terjadi akibat tidak adanya sistem drainase di titik tersebut, sehingga air hujan tidak memiliki saluran pembuangan yang memadai.

Genangan muncul setiap kali hujan turun dan dapat mencapai panjang sekitar 100 meter. Air bahkan bertahan hingga satu minggu meski cuaca kembali panas.

Baca juga: Kepala BNPB Tinjau Lokasi Gempa di Sigi, Percepat Pemulihan dan Hunian Sementara

“Kalau hujan satu hari saja, genangan bisa sampai satu minggu. Apalagi kalau hujan lagi, airnya makin bertambah,” ujar Jumain, warga setempat, Kamis (30/4/2026).

Untuk mencegah air masuk ke pekarangan, warga terpaksa menimbun tanah di depan rumah. Namun, langkah tersebut hanya bersifat sementara dan tidak menyelesaikan akar persoalan.

Pengguna jalan juga mengaku terganggu dengan kondisi tersebut. Hedi, salah satu pengendara, mengatakan genangan menutupi badan jalan sehingga membahayakan keselamatan, terutama saat malam hari.

“Kami harus pelan-pelan, karena tidak kelihatan mana jalan yang rusak atau berlubang. Ini berbahaya, apalagi kalau malam hari,” katanya.

Warga menyebut kondisi ini telah berlangsung lebih dari 10 tahun tanpa penanganan serius. Selain ketiadaan drainase, genangan diperparah oleh tertutupnya jalur aliran air alami menuju pantai akibat penimbunan, termasuk kuala kecil di sekitar lokasi.

Baca juga: Bupati Parigi Moutong Kunjungi Yonif TP 918/MM, Perkuat Sinergi untuk Pelayanan Publik dan Penanggulangan Bencana

“Dulu air bisa mengalir ke pantai, tapi sekarang tertutup. Tidak ada got atau saluran pembuangan, jadi air tertahan di sini,” ungkap warga lainnya.

Masyarakat mendesak pemerintah, khususnya Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), segera membangun sistem drainase yang memadai agar genangan tidak terus berulang dan membahayakan aktivitas warga serta pengguna jalan.

Reporter: Agus

Editor: W13D

Baca juga: HUT ke-18 Sigi Disederhanakan, Pemkab Batalkan Pameran dan Gelar Konser Amal untuk Korban Gempa

Kategori: Daerah

Lokasi: Donggala, Sulawesi Tengah

Sumber: Liputan

Editor : Redaksi

Politik
Berita Terpopuler
Berita Terbaru