HIPKA Sulteng Bentuk Karetaker Banggai, Musda Segera Digelar

Reporter : Redaksi
Muhammad Arfan Syahputra, Koordinator Kareteker (foto : arif_beritaformat)

Dewan Pengurus Wilayah Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) Provinsi Sulawesi Tengah resmi menerbitkan Surat Keputusan Nomor 0009/BPW-HIPKA SULTENG/II/2026 tentang pembentukan kepengurusan karetaker BPD HIPKA Kabupaten Banggai.

Dalam keputusan tersebut, Muhammad Arfan Syahputra ditunjuk sebagai Koordinator Karetaker dan langsung bergerak cepat menindaklanjuti amanat organisasi dengan membentuk panitia pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda).

Baca juga: Mayat Pria Misterius Ditemukan di Gang Pasar Masomba, Polisi Selidiki Identitas Korban

“Langkah paling mendesak adalah menyiapkan Musda agar HIPKA Banggai segera memiliki kepengurusan definitif yang kuat, solid, dan mampu menjalankan peran strategisnya,” ujar Arfan, Senin (30/3/2026).

Ia menegaskan, pembentukan panitia Musda merupakan bagian dari komitmen untuk memastikan roda organisasi berjalan sesuai mekanisme serta prinsip profesionalisme dan kebersamaan.

Menurutnya, Musda tidak hanya menjadi agenda formal, tetapi juga momentum penting untuk konsolidasi para pengusaha KAHMI di Banggai.

“Musda ini adalah ruang melahirkan kepemimpinan yang representatif dan visioner dalam menjawab tantangan ekonomi ke depan,” tambahnya.

Baca juga: WOM Finance Sampaikan Hak Jawab Terkait Pemberitaan Dugaan Penarikan dan Lelang Motor Nasabah

Arfan juga mengajak seluruh anggota HIPKA untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan Musda.

“Partisipasi semua anggota sangat kami harapkan. Ini kerja bersama untuk membangun organisasi yang kuat dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” tegasnya.

Dengan terbentuknya panitia Musda, proses konsolidasi HIPKA Banggai diharapkan segera berjalan dan menghasilkan kepengurusan definitif yang progresif dan berlegitimasi kuat.

Baca juga: Diduga Dikeroyok Empat Rekannya, Pria di Huntap Tompe Tewas Bersimbah Darah

Percepatan pelaksanaan Musda menjadi langkah strategis dalam memastikan keberlanjutan organisasi. Keterbukaan dan partisipasi menjadi kunci agar kepengurusan yang terbentuk memiliki legitimasi dan arah gerak yang jelas dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Reporter: Arif
Editor: W13D
Kategori: Ekonomi
Lokasi: Banggai, Sulawesi Tengah
Sumber: Wawancara

Editor : Redaksi

Politik
Berita Terpopuler
Berita Terbaru