Sosialisasi Pelebaran Jalan Tagolu–Tentena: Warga Watu Awu Dukung, Soroti Drainase

Reporter : Redaksi
Kepala Desa Watu Awu, Nurlan, saat membuka acara sosialisasi (foto : fitrah_beritaformat)

Warga Desa Watu Awu, Kecamatan Lage, Kabupaten Poso, berkumpul di Baruga desa (red_aula) mengikuti sosialisasi proyek pelebaran/preservasi ruas Jalan Tagolu–Tentena yang dikerjakan dengan skema anggaran tahun jamak 2025–2027. Kegiatan ini dihadiri pemerintah kecamatan, kepolisian setempat, serta perwakilan  Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) dan Dinas Bina Marga provinsi.

Kepala Desa Watu Awu, Nurlan, dalam sambutannya mengajak masyarakat mendukung program pelebaran jalan sebagai kebutuhan mobilitas pada jalur trans antar provinsi. Ia juga membuka ruang aspirasi bagi warga terdampak untuk menyampaikan langsung keluhan kepada perwakilan dinas yang hadir.

Baca juga: Mayat Pria Misterius Ditemukan di Gang Pasar Masomba, Polisi Selidiki Identitas Korban

“Program pelebaran jalan adalah kebutuhan kelancaran transportasi warga dan pengguna jalan lain. Jika ada keluhan dampak proyek, silakan sampaikan langsung ke perwakilan balai pusat maupun provinsi,” ujar Nurlan. Sabtu (14/2/2026).

Tokoh masyarakat sekaligus mantan anggota DPRD Poso, Alwi Nakamba, menyoroti buruknya kualitas drainase pada pekerjaan sebelumnya. Ia meminta desain saluran air pada proyek baru memperhatikan elevasi (red_kemiringan) agar aliran lancar saat musim hujan.

Salah satu tokoh masyarakat yang juga mantan anggota DPRD Poso, Alwi Nakamba saat menyampaikan aspirasinya terkait pembangunan drainase (foto : fitrah_beritaformat)

“Kemiringan riol (red_saluran) harus diperhatikan. Jika tidak, genangan dan banjir akan terulang,” tegasnya.

Baca juga: WOM Finance Sampaikan Hak Jawab Terkait Pemberitaan Dugaan Penarikan dan Lelang Motor Nasabah

Perwakilan Bina Marga Provinsi, Jems, menjelaskan pelebaran dilakukan di sisi kiri dan kanan jalan menyesuaikan kondisi medan. Rencana teknis mencakup penambahan bahu jalan hingga sekitar 1,5 meter per sisi, dengan variasi sesuai situasi lapangan.

“Pelebaran kiri–kanan tergantung kondisi jalan. Bahu direncanakan ±1,5 meter tiap sisi, namun variabel,” jelasnya.

Sementara itu, perwakilan BPJN, Zaki, menegaskan pekerjaan mengikuti trase dan patok ruas yang telah ditetapkan dalam perencanaan teknis.

Baca juga: Diduga Dikeroyok Empat Rekannya, Pria di Huntap Tompe Tewas Bersimbah Darah

Sosialisasi berlangsung tertib dan mendapat antusiasme warga, serta dihadiri Camat dan Kapolsek Lage.

Reporter: Fitrah
Editor: W13D
Kategori: Daerah
Lokasi: Poso, Sulawesi Tengah
Sumber: Liputan

Editor : Redaksi

Politik
Berita Terpopuler
Berita Terbaru