Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto menggelar pembinaan dan pembentukan relawan pemadam kebakaran di Desa Kepuhanyar selama dua hari, 7–8 November 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Penanganan Kumuh Terpadu yang bertujuan memperkuat kesiapsiagaan warga terhadap potensi kebakaran di kawasan padat penduduk.
Relawan yang dibentuk berasal dari warga sekitar dan perwakilan lembaga desa, yang dilatih langsung oleh tim BPBD tentang teknik dasar pemadaman, evakuasi, dan penanganan darurat kebakaran.
Baca juga: Kades Kepuhanyar Bantah Dugaan Fee Rp25 Juta, Paving Pasinan Dipastikan Kembali Dipasang
Sebagai bentuk dukungan operasional, Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui BPBD Kabupaten Mojokerto, menghibahkan satu unit motor pemadam kebakaran roda tiga, yang dapat digunakan untuk penanganan cepat kebakaran skala kecil di lingkungan permukiman.
Ir. Slamet Hidayat, Kepala Desa Kepuhanyar menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini.
“Dengan adanya relawan dan motor damkar ini, desa kami kini lebih siap menghadapi potensi kebakaran sejak dini,” ujarnya. Jumat (7/11).
Baca juga: Amin Mabrur Terpilih Jadi Kades Sumokembangsri 2026–2034
Program ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun desa tangguh dan bebas dari risiko kebakaran.
Penulis: Hartono
Editor: W13D
Baca juga: DPC PDI Perjuangan Mojokerto Lantik 18 PAC, Perkuat Konsolidasi hingga Akar Rumput
Kategori: Daerah
Lokasi: Mojokerto, Jawa Timur
Editor : Redaksi