Perbaikan Bendungan Wonokerto Dikebut, Petani Tiga Desa Harap Pengairan Segera Normal

Reporter : Redaksi
Pembangunan bendungan wonorejo capai progres 40?n ditargetkan rampung akhir tahun (foto : suharno_berita format)

Kamis, 23 Oktober 2025 | Redaksi BERITA FORMAT | Mojokerto, Jawa Timur | Kategori; Daerah | Penulis; Suharno

Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus mempercepat pembangunan bendungan Sungai Wonokerto yang berada di Kecamatan Kutorejo, setelah infrastruktur tersebut rusak berat akibat diterjang banjir beberapa waktu lampau.

Baca juga: Mojokerto Mencekam! 40 Pemotor Diduga Serang Tiga Angkringan

Kepala Desa Wonodadi, Miskan, mengungkapkan harapan agar proyek ini segera rampung karena bendungan tersebut menjadi sumber utama pengairan bagi 90 hektar lahan sawah yang tersebar di tiga desa, yakni Wonokerto, Sumber Kembar, dan Singowangi.

“Kami berharap pekerjaan ini cepat selesai karena banyak petani menggantungkan hasil panen dari pengairan bendungan ini. Terima kasih juga kepada pemerintah kabupaten yang sudah tanggap dan peduli terhadap nasib petani,” ujar Miskan, Kamis (23/10/2025).

Pembangunan bendungan tersebut merupakan bagian dari program pengembangan dan pengelolaan sistem irigasi primer dan sekunder pada daerah irigasi seluas di bawah 1.000 hektar di wilayah kabupaten/kota.

Baca juga: Liburan ke Yogya, Pulang Tinggal Nama!

Sementara itu, Project Manager dari PT Cumi Darat Konstruksi, Ginggit, menyampaikan bahwa progres pengerjaan sudah mencapai 40%, dan ditargetkan selesai pada Desember 2025.

“Kami optimis proyek ini bisa selesai tepat waktu, asalkan kondisi cuaca mendukung dan tidak ada kendala teknis di lapangan,” jelas Ginggit kepada awak media.

Baca juga: Sabu 250 Gram, Pil 2.000 Butir Disita, Bos Besar Masih Misteri!

Pemerintah daerah menargetkan pembangunan bendungan ini dapat meningkatkan efisiensi pengairan dan menekan risiko gagal panen akibat kekeringan yang kerap terjadi setiap musim tanam.

“Kalau bendungan ini bisa segera difungsikan, kami para petani tidak perlu khawatir lagi soal kekeringan. Airnya sangat dibutuhkan untuk tanaman padi dan jagung,” kata Slamet, petani Desa Sumber Kembar.

Editor : Redaksi

Politik
Berita Terpopuler
Jumat, 16 Okt 2026 18:56 WIB
Jumat, 16 Okt 2026 19:47 WIB
Minggu, 18 Okt 2026 17:38 WIB
Berita Terbaru