Senin, 13 Oktober 2025 | Redaksi BERITA FORMAT | Jombang, Jawa Timur | Kategori; Daerah | Penulis; Sulistyowati
Dalam semangat kebersamaan dan pelestarian budaya, Desa Jombok, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, menggelar rangkaian kegiatan untuk memperingati hari jadinya yang ke-125. Puncak acara peringatan tersebut ditandai dengan pawai budaya yang dilaksanakan pada Minggu, (12/10/2025), pukul 15.00 WIB, dimulai dari depan KUD Desa Jombok dan berakhir di perempatan Dusun Jatirejo.
Baca juga: Kades Kepuhanyar Bantah Dugaan Fee Rp25 Juta, Paving Pasinan Dipastikan Kembali Dipasang
Kegiatan peringatan ini telah berlangsung sejak 2 Oktober hingga 13 Oktober 2025 (red_hari ini), dengan berbagai acara bernuansa religius dan budaya. Pembukaannya ditandai dengan pembacaan 5 juta Sholawat Nabi yang melibatkan lembaga pendidikan mulai dari PAUD hingga pondok pesantren, serta seluruh masyarakat desa.
Sebagai bentuk penghormatan terhadap para pendiri desa, warga juga melaksanakan ziarah ke makam mantan kepala desa, yakni Buyut Bahu (1900–1935), Buyut Ngaiman (1935–1936), Mbah Gantiyo Karthodirdjo (1936–1988), dan Ach. Cholil (1988–2006). Pada malam harinya, diadakan tasyakuran di Balai Desa Jombok sebagai ungkapan rasa syukur atas berkah dan kemajuan yang telah diraih.
Pawai budaya yang menjadi puncak acara, akan diikuti oleh perwakilan dari delapan dusun di Desa Jombok. Masing-masing dusun akan menampilkan kekayaan tradisi dan potensi budaya yang mereka miliki. Rangkaian kegiatan akan ditutup pada Senin, 13 Oktober 2025, dengan Sholawat Hadrah “Assyafaat”.
Dalam sambutannya Asisten 1, Purwanto, yang mewakili Bupati Jombang, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.
Baca juga: Amin Mabrur Terpilih Jadi Kades Sumokembangsri 2026–2034
“Dari kegiatan hari ini, khususnya rangkaian hari ulang tahun Desa Jombok yang ke-125, yang baik tentunya kita lanjutkan, sedangkan yang buruk kita tinggalkan. Kita bersama-sama berjuang menghidupkan kembali tradisi sedekah desa sebagai bentuk syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT. Pemerintah Jombang sangat mengapresiasi kegiatan ini yang didukung penuh oleh seluruh pihak,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Jombok, Nugroho Adi Wiyono, menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga momentum untuk memperkuat persatuan dan menjaga warisan budaya.
“Dengan peringatan hari jadi Desa Jombok ke-125 ini, kita berharap dapat terus uri-uri budaya yang ada, baik budaya keislaman maupun budaya Bhinneka Tunggal Ika. Kebersamaan harus selalu dijaga, karena kita semua adalah saudara,” ungkapnya.
Baca juga: DPC PDI Perjuangan Mojokerto Lantik 18 PAC, Perkuat Konsolidasi hingga Akar Rumput
Ia juga mengajak seluruh warga untuk mensyukuri kerukunan yang telah terjalin.
“Kita harus bersyukur, delapan dusun di Desa Jombok bisa guyup rukun,” pungkasnya.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Asisten 1 mewakili Bupati Jombang, Camat, Kapolsek, dan Danramil Ngoro, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga Desa Jombok yang memadati jalur pawai dengan suasana penuh semangat dan kebersamaan.
Editor : Redaksi