Korem 084/Bhaskara Jaya Dukung Gerakan Pangan Murah di Surabaya

Reporter : Redaksi
Mentri Pertanian, Amran Sulaiman membuka acara gerakan pangan murah yang dilaksanakan di taman 10 November oleh Korem 084/Bhaskara Jaya (foto : hartono_beritaformat.com)

Rabu, 24 September 2025 | Redaksi BERITA FORMAT | Surabaya, Jawa Timur

Kategori; Ekonomi | Penulis; Hartono

Baca juga: Kades Kepuhanyar Bantah Dugaan Fee Rp25 Juta, Paving Pasinan Dipastikan Kembali Dipasang

Korem 084/Bhaskara Jaya ikut serta dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Taman 10 November, Jalan Raya Tambaksari, Surabaya, Selasa (23/9/2025). Kegiatan ini merupakan program nasional untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok di tengah dinamika ekonomi.

Acara tersebut dihadiri oleh Menteri Pertanian RI, Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman, jajaran Forkopimda Jawa Timur, serta Forkopimda Kota Surabaya. Kehadiran para pejabat tinggi menunjukkan dukungan penuh pemerintah pusat maupun daerah terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Baca juga: Amin Mabrur Terpilih Jadi Kades Sumokembangsri 2026–2034

Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Danny Alkadrie, menegaskan komitmen TNI dalam mendukung kebijakan pemerintah, khususnya dalam menjaga inflasi dan ketersediaan bahan pangan.

“Korem 084/Bhaskara Jaya sepenuhnya mendukung Gerakan Pangan Murah ini. Ini adalah bagian dari tugas kami untuk membantu pemerintah menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat,” ujar Brigjen TNI Danny.

Baca juga: DPC PDI Perjuangan Mojokerto Lantik 18 PAC, Perkuat Konsolidasi hingga Akar Rumput

Ia berharap GPM dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan nasional.

Dalam GPM kali ini, sejumlah bahan pokok dijual dengan harga terjangkau, seperti beras SPHP, telur, gula pasir, cabai rawit, cabai besar, bawang putih, dan bawang merah. Antusiasme warga Surabaya terlihat tinggi, menjadikan kegiatan ini model kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat untuk membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Editor : Redaksi

Politik
Berita Terpopuler
Berita Terbaru