Rabu, 3 September 2025 | Redaksi BERITA FORMAT | Sigi, Sulawesi Tengah
Kategori; Pendidikan | Penulis; Agus
Baca juga: Kejati Sulteng Setujui Restorative Justice Dua Perkara di Banggai
SMAN 5 Sigi terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan meski menghadapi keterbatasan sarana prasarana. Salah satunya, kondisi mes guru semi permanen yang sudah tidak layak digunakan.
Kepala SMAN 5 Sigi, Heny Ratnawati, S.Pd., M.Pd., menjelaskan mes yang dibangun tahun 2012 atas inisiatif masyarakat dan komite sekolah kini kondisinya rusak. Mes tersebut dihuni sembilan guru asal Palu yang menempuh perjalanan sekitar tiga jam menuju sekolah. Mereka harus berbagi satu WC umum di luar bangunan.
Baca juga: Kades Malalan Klarifikasi Keterlambatan BLT Tahap I 2026, Penyaluran Tuntas ke 8 KPM
“Kami benar-benar butuh mes guru yang layak, karena jarak sekolah dari Palu ke Kulawi sekitar 3 jam. Saat musim hujan atap bocor, bahkan air kerap masuk ke kamar karena saluran rendah,” ujarnya, Rabu (3/9/2025).
Selain mes guru, Heny juga berharap pemerintah melalui Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah memberi perhatian pada fasilitas sekolah lain yang rusak, seperti ruang kelas baru (RKB), laboratorium fisika dan kimia, mushola, perpustakaan, serta kantor yang terdampak bencana 2018.
Baca juga: Mayat Pria Misterius Ditemukan di Gang Pasar Masomba, Polisi Selidiki Identitas Korban
“Kami berjuang demi anak didik di sekolah ini. Banyak guru meninggalkan keluarga di Palu untuk tinggal di mes yang seadanya. Kami sangat berharap ada bantuan dari pemerintah,” tegasnya.
Dengan kondisi tersebut, pihak sekolah meminta pemerintah segera melakukan revitalisasi agar guru dan siswa dapat menjalankan kegiatan belajar mengajar secara lebih baik dan layak.
Editor : Redaksi