Sabtu, 30 Agustus 2025 | Redaksi BERITA FORMAT | Kediri, Jawa Timur
Kategori; Peristiwa | Penulis; Q-Risna
Baca juga: Kades Kepuhanyar Bantah Dugaan Fee Rp25 Juta, Paving Pasinan Dipastikan Kembali Dipasang
Gedung DPRD Kota Kediri terbakar, sejumlah fasilitas publik rusak, dan ribuan demonstran bentrok dengan aparat, Sabtu (30/8/2025) malam. Insiden ini terjadi setelah aksi di depan Mapolres Kediri Kota memanas, berujung pelemparan batu dan bom molotov.
Pantauan awak media, empat mobil dinas polisi hancur, tiga sepeda motor terbakar, dan sejumlah kantor polisi serta fasilitas publik lain rusak parah. Massa juga menjarah isi Gedung DPRD sebelum api melalap seluruh bangunan.
Seorang saksi mata menyatakan, “Api di DPRD membesar begitu cepat, langit malam tampak merah menyala. Massa tampak sengaja menyerang gedung dan fasilitas sekitar,” ungkapnya.
Baca juga: Amin Mabrur Terpilih Jadi Kades Sumokembangsri 2026–2034
Setelah meninggalkan DPRD, massa bergerak ke Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri, merusak pagar dan melempar batu ke dalam kantor. Meski aparat TNI–Polri sudah berjaga, gelombang massa yang diperkirakan ribuan orang sulit dikendalikan.
Kapolres Kediri, AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan, pihaknya akan menindak tegas pelaku sesuai UU 9/1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat, serta KUHP Pasal 187 dan 170 terkait pengrusakan dan kekerasan terhadap petugas.
“Aparat gabungan sedang melakukan identifikasi pelaku, termasuk penyidik Polres dan Polda akan menindak sesuai hukum yang berlaku,” ujar Kapolres.
Baca juga: DPC PDI Perjuangan Mojokerto Lantik 18 PAC, Perkuat Konsolidasi hingga Akar Rumput
Kerugian negara akibat kerusuhan ini diperkirakan mencapai miliaran rupiah, meliputi gedung DPRD, kendaraan dinas, dan fasilitas publik. Saksi dan media lokal juga menyoroti dugaan provokasi yang memicu kekerasan, namun penyebab pasti masih dalam penyelidikan kepolisian.
Hingga berita ini diturunkan, situasi Kediri masih panas dan mencekam, dengan aparat TNI–Polri siaga di titik rawan. Publik diimbau tetap tenang dan menghindari lokasi demonstrasi.
Editor : Redaksi