Bahlil Dorong Optimalisasi Tambang untuk Tingkatkan PAD Sulteng

Reporter : Redaksi
Mentri ESDM, Bahlil Lahadalia didampingi Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid di sela acara Musda Partai Golkar (foto : agus_beritaformat.com)

Minggu, 24 Agustus 2025 | Redaksi BERITA FORMAT | Palu, Sulawesi Tengah

Kategori; Politik | Penulis; Agus

Baca juga: Mayat Pria Misterius Ditemukan di Gang Pasar Masomba, Polisi Selidiki Identitas Korban

Musyawarah Daerah (Musda) ke-11 Partai Golkar Sulawesi Tengah menjadi ajang pembahasan isu strategis, khususnya optimalisasi sektor pertambangan guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kegiatan berlangsung di Sriti Convention Hall, Palu, Minggu (24/8/2025).

Hadir dalam forum tersebut Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri ESDM RI, Bahlil Lahadalia, bersama Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, serta sejumlah tokoh Golkar.

Bahlil menyoroti minimnya kontribusi sektor tambang terhadap PAD meski Sulteng kaya sumber daya alam. Ia menilai persoalan perizinan yang dikuasai perusahaan besar di luar daerah menjadi kendala utama.

“Ini tidak adil. Barang milik daerah, tapi izin banyak dikuasai perusahaan pusat. Kami ingin orang daerah jadi tuan di negeri sendiri,” tegas Bahlil.

Ia menjelaskan, pemerintah pusat kini mempermudah penerbitan Izin Usaha Pertambangan (IUP) bagi koperasi, UMKM, dan BUMD. Mekanisme perizinan dibuat lebih sederhana dan transparan agar pelaku lokal bisa terlibat langsung.

Baca juga: WOM Finance Sampaikan Hak Jawab Terkait Pemberitaan Dugaan Penarikan dan Lelang Motor Nasabah

“Kami ingin izin tambang tidak hanya dikuasai segelintir pihak. Dengan keterlibatan koperasi, UMKM, dan BUMD, masyarakat daerah bisa merasakan langsung manfaat sumber daya alamnya.”

Menurutnya, penyelarasan izin tambang dengan industri dapat meningkatkan PAD Sulteng hingga Rp2 triliun. Dengan fiskal kuat, pembangunan daerah bisa dipacu lebih maksimal. Bahlil juga menegaskan hilirisasi tambang sebagai komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan nilai tambah dan membuka lapangan kerja di daerah.

Sementara itu, Gubernur Sulteng Anwar Hafid menyebut Golkar tetap menjadi kekuatan utama pembangunan daerah.

Baca juga: Diduga Dikeroyok Empat Rekannya, Pria di Huntap Tompe Tewas Bersimbah Darah

“Golkar ibarat pohon beringin kokoh, tempat masyarakat bisa bernaung,” katanya.

Lebih lanjut Anwar Hafid menyatakan, “Partai Golkar akan terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan, khususnya sektor energi dan pangan.” tegasnya.

Musda ke-11 Golkar Sulteng turut dihadiri Ketua DPD Golkar Sulteng Arus Abdul Karim, anggota DPR RI dapil Sulteng, serta kepala daerah. Forum ini diharapkan menghasilkan keputusan strategis yang memperkuat konsolidasi partai sekaligus mendorong pembangunan ekonomi daerah.

Editor : Redaksi

Politik
Berita Terpopuler
Berita Terbaru