Dana Desa Dibabat, Warga Silampayang Hanya Dapat Debu

Reporter : Redaksi
Gambar ilustrasi redaksi beritaformat

Kamis, 21 Agustus 2025 | Redaksi BERITA FORMAT | Parigimoutong, Sulawesi Tengah

Kategori; Daerah | Penulis; Enos/Asri

Baca juga: 28 Terduga Pelaku Diamankan, Operasi Sarang Narkoba Sulteng Berlanjut

Masyarakat Desa Silampayang, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigimoutong, mengeluhkan dugaan penyalahgunaan Dana BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) tahun 2023 senilai Rp105 juta kepada awak media pada, Rabu (20/8). Dana tersebut awalnya dikucurkan untuk pembelian mobil bekas operasional BUMDes, namun hingga kini mobil tersebut tidak pernah ada.

Ketua BUMDes Desa Silampayang, Irman, membenarkan laporan masyarakat. Ia menyebut, dana Rp105 juta telah dicairkan dan berada di tangan Kepala Desa (Kades). Beberapa bulan kemudian, dalam rapat di kantor desa, Ketua BUMDes mengaku diberi tahu Kades bahwa dana baru setengah cair, namun hingga kini anggaran tersebut tidak pernah diterima BUMDes.

Baca juga: Subuh Berkah, Kapolda Sulteng Tekankan Pelayanan Humanis

Selain itu, warga juga menyoroti program pemerintah seperti bantuan bibit durian montong, PKH, dan sembako yang dinilai tidak sampai ke masyarakat yang berhak. Mereka meminta pihak terkait segera menelusuri aduan tersebut.

Menanggapi hal ini, Hasanuddin, Sekretaris Desa Silampayang, melalui pesan WhatsApp, menjelaskan pada Kamis (21/8/2025) bahwa anggaran Rp105 juta tahun 2023 bukan untuk pembelian mobil, melainkan penguatan modal BUMDes.

Baca juga: Babinsa dan Warga Sidoan Barat Gotong Royong Cor Jalan Produksi

“Pada bulan September terjadi perubahan APBDes, sehingga dana Rp105 juta menjadi Rp25 juta. Anggaran ini sudah masuk rekening desa,” jelasnya.

Sementara, Kepala Desa Silampayang hingga berita ini ditayangkan masih belum memberikan keterangan resmi atas polemik yang terjadi di masyarakatnya. 

Editor : Redaksi

Politik
Berita Terpopuler
Jumat, 16 Okt 2026 18:56 WIB
Jumat, 16 Okt 2026 19:47 WIB
Minggu, 18 Okt 2026 17:38 WIB
Berita Terbaru