BPP Dolo Usul Rehabilitasi 160 Hektar Lahan Pasca Gempa Sigi

Reporter : Redaksi
Lokasi perataan lahan pasca gempa dan likuifaksi Desa Karawana, Kecamatan Dolo dengan mengunakan alat berat (foto : agus/asri_beritaformat.com)

Selasa,19 Agustus 2025 | Redaksi BERITA FORMAT | Sigi, Sulawesi Tengah

Kategori; Daerah | Penulis; Agus

Baca juga: 28 Terduga Pelaku Diamankan, Operasi Sarang Narkoba Sulteng Berlanjut

Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Dolo mengusulkan rehabilitasi lahan pertanian di lima desa terdampak gempa dan likuifaksi 2018. Total lahan yang sudah diratakan mencapai 160,9 hektar, namun masih tersisa lebih dari 20 hektar belum tertangani.

Kepala BPP Dolo, Rifa Intan, mengatakan usulan itu juga mencakup perbaikan saluran irigasi yang tertutup material bencana, seperti di Desa Kabobona seluas 27 hektar yang hingga kini tidak bisa dimanfaatkan petani karena jalur air tertutup.

Baca juga: Subuh Berkah, Kapolda Sulteng Tekankan Pelayanan Humanis

“Di Karawana sudah 23 hektar diratakan dari total 62 hektar lebih, sementara di Langaleso baru 12 hektar dari 41 hektar. Untuk Solouwe hanya 5 hektar karena kondisi lahan lebih tinggi dari saluran airnya,” jelas Intan, Selasa (19/8/2025).

Ia menambahkan, dalam rapat terakhir bersama Bupati Sigi, Dinas PU, dan Dinas Pertanian, disepakati rencana pemerataan lahan dan pembangunan saluran irigasi di atas 600 hektar lahan terdampak di seluruh Sigi.

Baca juga: Babinsa dan Warga Sidoan Barat Gotong Royong Cor Jalan Produksi

“Dinas PU sudah survei semua lokasi didampingi penyuluh lapangan dan kelompok tani. Untuk pembukaan jalur air Kabobona, butuh alat berat agar lahan bisa kembali ditanami. Kami masih menunggu penyediaan benih untuk penanaman serentak,” pungkasnya.

Editor : Redaksi

Politik
Berita Terpopuler
Jumat, 16 Okt 2026 18:56 WIB
Jumat, 16 Okt 2026 19:47 WIB
Minggu, 18 Okt 2026 17:38 WIB
Berita Terbaru