Warga Geruduk Balai Desa Pagerwojo, Tuntut Transparansi Proyek Rabat Beton

Reporter : Redaksi
Warga saat mendatangi kantor Desa Pagerwojo (foto : sulistyowati_beritaformat.com)

FORMAT JOMBANG | Puluhan warga Dusun Ngemplak, Desa Pagerwojo, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, menggeruduk balai desa menuntut transparansi pengelolaan proyek rabat beton senilai puluhan juta rupiah.

Aksi unjuk rasa ini dipicu dugaan ketertutupan dalam penggunaan anggaran, yang diarahkan pada Arif Bagus, Kaur Perencanaan Desa. Massa yang hadir antara lain mantan dan eks anggota BPD serta tokoh masyarakat setempat.

Baca juga: Mojokerto Mencekam! 40 Pemotor Diduga Serang Tiga Angkringan

“Ini bukan soal proyek, tapi soal kekecewaan pribadi yang dikemas seolah mewakili warga,” bantah Arif Bagus dalam forum terbuka, menegaskan bahwa seluruh dana proyek disalurkan langsung ke toko material, bukan ke Tim Pelaksana Kegiatan (TPK).

Kepala Desa Pagerwojo, Imam Wahyudi, menilai polemik muncul usai pergantian TPK.

“Saat TPK sebelumnya menjabat, tidak ada gejolak seperti ini,” sindirnya. Senin (16/6/2025).

Camat Perak, Drs. Supriyono, menegaskan kasus sudah dilaporkan ke inspektorat.

“Jika ditemukan pelanggaran, kami serahkan ke aparat hukum,” ujarnya lugas.

Baca juga: Liburan ke Yogya, Pulang Tinggal Nama!

Kapolsek Perak, Iptu Mohammad Supriyo, turut meredam ketegangan.

“Kalau ada bukti, laporkan ke polisi! Jangan gaduh tanpa dasar,” tegasnya di hadapan warga.

Terkait tudingan bahwa TPK hanya menerima Rp40 juta dari Rp71 juta dana proyek, forum membantah keras. Dana diklaim tidak pernah diserahkan tunai ke TPK, tapi langsung dikelola bendahara desa untuk pembelian material.

Baca juga: Sabu 250 Gram, Pil 2.000 Butir Disita, Bos Besar Masih Misteri!

Namun faktanya, hasil investigasi Javatimes menunjukkan mayoritas warga Dusun Ngemplak puas atas pembangunan yang telah dilakukan.

“Jalan kami sekarang bagus, mobil nggak amblas lagi,” kata seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Peristiwa ini mencerminkan konflik antara tuntutan transparansi dan intrik personal dalam pengelolaan dana desa, sekaligus menjadi peringatan bahwa keterbukaan informasi publik adalah kunci meredam kegaduhan di tingkat akar rumput. (Red)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Terpopuler
Jumat, 16 Okt 2026 18:56 WIB
Jumat, 16 Okt 2026 19:47 WIB
Minggu, 18 Okt 2026 17:38 WIB
Berita Terbaru