Kasus Pelecehan Seksual 'Pakde': Cerminan Lemahnya Perlindungan Anak di Indonesia

Reporter : Redaksi
"Pakdhe" Digelandang petugas Polres Mojokerto menuju tahanan (foto : D&G/redaksi beritaformat.com)

OPINI | Kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh Elyas Yasak, seorang yang dikenal sebagai "Pakde" di lingkungannya, telah mengungkap permasalahan serius terkait perlindungan anak dan penegakan hukum di Indonesia.

Delapan orang, termasuk anak-anak dan perempuan dewasa, telah menjadi korban kejahatan seksual yang dilakukan oleh Elyas.

Baca juga: Motor Terjatuh, Pelajar 15 Tahun Tewas Ditabrak L300 di Mojokerto

Kasus ini menyoroti lemahnya penegakan hukum perlindungan anak di Indonesia dan mendesak perlunya upaya pencegahan yang lebih komprehensif.

Baca juga: Ditagih Rp255 Juta, BCA Finance Digugat

Diperlukan edukasi seksualitas yang lebih baik di tingkat keluarga, sekolah, dan masyarakat. Penting juga untuk menumbuhkan keberanian bagi korban untuk melapor dan peran aktif masyarakat dalam melindungi anak-anak.

Kasus "Pakde" ini bukan hanya sekadar angka, tetapi cerminan dari permasalahan sistemik yang perlu segera diatasi untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak dan perempuan di Indonesia.

Baca juga: KPK Geledah BPN Mojokerto, Jejak Suap HGB Makin Melebar

Penulis ; D&G
Editing ; Redaksi

Editor : Redaksi

Politik
Berita Terpopuler
Senin, 28 Sep 2026 18:55 WIB
Rabu, 30 Sep 2026 13:29 WIB
Kamis, 01 Okt 2026 16:50 WIB
Jumat, 02 Okt 2026 09:46 WIB
Berita Terbaru