OPINI | Kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh Elyas Yasak, seorang yang dikenal sebagai "Pakde" di lingkungannya, telah mengungkap permasalahan serius terkait perlindungan anak dan penegakan hukum di Indonesia.
Delapan orang, termasuk anak-anak dan perempuan dewasa, telah menjadi korban kejahatan seksual yang dilakukan oleh Elyas.
Baca juga: Aksi Curanmor Gagal, Terduga Pelaku Babak Belur Diamuk Massa
Kasus ini menyoroti lemahnya penegakan hukum perlindungan anak di Indonesia dan mendesak perlunya upaya pencegahan yang lebih komprehensif.
Baca juga: Dibangunkan Dini Hari, Pria di Lumajang Tewas Dibacok Celurit; Rekan Sendiri Diduga Jadi Pelaku
Diperlukan edukasi seksualitas yang lebih baik di tingkat keluarga, sekolah, dan masyarakat. Penting juga untuk menumbuhkan keberanian bagi korban untuk melapor dan peran aktif masyarakat dalam melindungi anak-anak.
Kasus "Pakde" ini bukan hanya sekadar angka, tetapi cerminan dari permasalahan sistemik yang perlu segera diatasi untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak dan perempuan di Indonesia.
Penulis ; D&G
Editing ; Redaksi
Editor : Redaksi