FORMAT PALU | Operasi Ketupat Tinombala 2025 yang digelar selama 14 hari mulai tanggal 26 Maret hingga 8 April 2025 di Wilayah Provinsi Sulawesi Tengah, resmi berakhir.
Baca juga: Kirap Sang Saka Merah Putih Semarakkan HUT RI ke-81 di Lambunu
Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol. Djoko Wienartono, menyampaikan bahwa operasi ini berlangsung aman dan nyaman, dengan apresiasi kepada seluruh stakeholder dan masyarakat yang telah bersinergi.
"Selama operasi, kami mencatat sebanyak 25.011 pelanggaran lalu lintas, termasuk 22.807 teguran dan 2.204 pelanggaran melalui ETLE," ungkap Djoko Wienartono. Selasa (8/4/2025).
Baca juga: Semangat Kemerdekaan, Kinovaro Bergerak Membangun Negeri
Ia juga menyampaikan bahwa jumlah kecelakaan lalu lintas tercatat sebanyak 40 kasus, dengan 12 korban meninggal dunia.
Baca juga: HUT Pramuka ke-65, Yonif TP 918/MM dan Panitia Gelar Perkemahan
Djoko Wienartono mengimbau masyarakat untuk tetap menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam berkendara. "Keselamatan adalah tanggung jawab bersama," imbuhnya.
"Kami berharap kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas terus meningkat, sehingga angka pelanggaran dan kecelakaan dapat terus ditekan." pungkasnya. (Asri)
Editor : Redaksi