FORMAT PALU | Operasi Ketupat Tinombala 2025 yang digelar selama 14 hari mulai tanggal 26 Maret hingga 8 April 2025 di Wilayah Provinsi Sulawesi Tengah, resmi berakhir.
Baca juga: BPBD Tolitoli Bangun Pengaman Abrasi dan Tebing Sungai di Desa Kalangkangan
Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol. Djoko Wienartono, menyampaikan bahwa operasi ini berlangsung aman dan nyaman, dengan apresiasi kepada seluruh stakeholder dan masyarakat yang telah bersinergi.
"Selama operasi, kami mencatat sebanyak 25.011 pelanggaran lalu lintas, termasuk 22.807 teguran dan 2.204 pelanggaran melalui ETLE," ungkap Djoko Wienartono. Selasa (8/4/2025).
Baca juga: Buron Kasus Kematian Perempuan di Jeneponto Ditangkap di Sigi
Ia juga menyampaikan bahwa jumlah kecelakaan lalu lintas tercatat sebanyak 40 kasus, dengan 12 korban meninggal dunia.
Baca juga: Seleksi PAW Kades Kotarindau Digugat, Bakal Calon Soroti Dugaan Kejanggalan Skor dan Administrasi
Djoko Wienartono mengimbau masyarakat untuk tetap menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam berkendara. "Keselamatan adalah tanggung jawab bersama," imbuhnya.
"Kami berharap kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas terus meningkat, sehingga angka pelanggaran dan kecelakaan dapat terus ditekan." pungkasnya. (Asri)
Editor : Redaksi