Hari Jadi ke 124 Tahun Desa Jombok Pemdes Gelar Pawai Budaya Sejarah dan Kearifan Lokal

beritaformat.com
Kades Jombok Nugroho Adi Wiyono bersama istri saat mengikuti pawai budaya dengan mengenakan pakaian adat Bali (foto : darmanto_beritaformat.com)

FORMAT JOMBANG | Dalam rangka memperingati hari jadi Desa Jombok, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang yang ke 124 tahun 2024, Pemerintah Desa (Pemdes) Jombok menggelar Pawai Budaya pada, Minggu (6/10/2024) pagi. 

Pawai Budaya kali ini, diikuti oleh seluruh jajaran Pemdes Jombok, Tokoh Masyarakat dan, kolaborasi dengan Lembaga Pendidikan yang berada di Desa Jombok, Kecamatan Ngoro dimana, Pawai Budaya ini mencerminkan sejarah, kearifan lokal dan, nilai-nilai yang menjadi landasan kehidupan masyarakat untuk generasi penerus bangsa yang diharapkan, dapat menjaga identitas dan jati diri serta, mewujudkan masyarakat yang kreatif, inovatif menuju Desa Mandiri. 

Baca juga: Kades Kepuhanyar Bantah Dugaan Fee Rp25 Juta, Paving Pasinan Dipastikan Kembali Dipasang

Dari kiri ke kanan, Istri Kades Jombok, Camat, Danramil, Kapolsek Ngoro, Kades Jombok dan Tokoh Masyarakat Desa Jombok (foto : darmanto_beritaformat.com)

Sejumlah agenda kegiatan dalam rangka hari jadi Desa Jombok diawali dengan, pembacaan 4 juta sholawat yang dilaksanakan pada, 3-5 Oktober 2024, dilanjutkan ziarah ke makam Mbah Gentidjo Karthodridjo dan Gus Kholil yang merupakan mantan Kepala Desa (Kades) Jombok. Setelah ziarah, acara dilanjutkan dengan do'a bersama dan tumpengan di balai desa pada, Sabtu (5 /10) serta, paripurna acara hari jadi Desa Jombok di tutup dengan Sholawat bersama, Majlis dan Sholawat Shubbannussalimiyah Sumbersari yang dilaksanakan pada 12 Oktober 2024 mendatang. 

Kades Jombok, Nugroho Adi Wiyono saat ditemui media berita format mengatakan, acara ini merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati hari jadi Desa Jombok. 

Baca juga: Amin Mabrur Terpilih Jadi Kades Sumokembangsri 2026–2034

"Kami ucapkan terima kasih kepada panitia, dan seluruh masyarakat Desa Jombok yang sudah bersama-sama bergotong royong demi terselenggaranya acara pawai budaya dalam rangka hari jadi Desa Jombok. Dimana, pawai ini bertujuan untuk memperkenalkan budaya lokal kepada generasi penerus bangsa, yang diharapkan bisa menjaga indentitas dan jati diri untuk mewujudkan desa yang kreatif dan inovatif," ungkapnya. 

Masih menurut Nugroho, acara pawai  budaya ini diikuti oleh lembaga pendidikan yang ada di wilayah Desa Jombok dan, seluruh warga yang terdiri dari 8 dusun. 

"Harapannya semoga acara bisa berjalan lancar dan kondusif sehingga, tahun depan bisa lebih meriah lagi," pungkasnya. 

Baca juga: DPC PDI Perjuangan Mojokerto Lantik 18 PAC, Perkuat Konsolidasi hingga Akar Rumput

Pawai budaya yang dibuka dengan tari remo yang dibawakan oleh siswa siswi SDN Jombok 1, turut dihadiri jajaran Forkopimcam  Ngoro serta, perwakilan dari lembaga pendidikan yang ada di wilayah desa jombok. 

Dengan mengambil start depan KUD Arga Sadana Desa Jombok, dan finish di Dusun Jatirejo, yang berjarak 3 Km, peserta begitu semangat menempuh rute yang sudah di tentukan oleh panitia. (Darmanto)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Terpopuler
Berita Terbaru