FORMAT JOMBANG | Pasangan Calon (Paslon) Bakal Calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati (Bacabup dan Bacawabup) Jombang, H.Warsubi dan KH.Salmanudin Yazid yang akrab dipanggil Gus Salman, kompak hadir dalam Pasar WarSa (Warsubi-Salman) yang diselenggarakan di Desa Tanjung Gunung, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Minggu (15/9/2024).
Pasar yang menjual sembako murah ini, digunakan sebagai sarana sosialisasi untuk, memperkenalkan paslon Bacabup dan Bacawabup Jombang 2025-2030.
Baca juga: Kades Kepuhanyar Bantah Dugaan Fee Rp25 Juta, Paving Pasinan Dipastikan Kembali Dipasang
“Program kami, menitikberatkan pada kesejahteraan masyarakat. Sembako adalah salah satu kebutuhan pokok masyarakat yang saat ini harganya cukup tinggi. Karena itu, pasar WarSa ini menyasar masyarakat menengah ke bawah,” ungkap H.Warsubi dalam sambutannya.
Sementara, Gus Salman turut mengamini apa yang disampaikan H.Warsubi, benar, program-program kerakyatan tersebut, akan membantu masyarakat kecil agar lebih sejahtera.
Baca juga: Amin Mabrur Terpilih Jadi Kades Sumokembangsri 2026–2034
“Dari dulu saya menginginkan Jombang dipimpin oleh pemimpin yang tidak hanya pintar tapi, juga kaya dan dermawan. Dermawan yang sesungguhnya ya, bukan dermawan yang hanya muncul ketika ada maunya saja,” kelakar pria yang juga mengasuh Pondok Pesantren Babussalam, Kalibening, Mojoagung ini.
Menurutnya, H.Warsubi memiliki ketiga faktor tersebut. Sehingga, dirinya mantap mendampingi untuk mewujudkan cita-cita Jombang maju dan sejahtera.
“Selama 17 tahun jadi Kepala Desa, beliau sudah mengabdi untuk masyarakat tanpa cela. Luman (red_dermawan) sama warganya dan, sudah teruji mengutamakan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah). Dimana ada masyarakat kecil, disitu ada Abah Warsubi,” tambahnya.
Baca juga: DPC PDI Perjuangan Mojokerto Lantik 18 PAC, Perkuat Konsolidasi hingga Akar Rumput
Lika, warga Tanjung menganggap, penjualan sembako murah di Pasar WarSa ini, dapat membantu masyarakat yang pendapatannya rendah.
“Sejauh ini, belum pernah ada yang membuat pasar dengan, menjual sembako murah di desa. Jadi, ini sangat membantu masyarakat yang pendapatannya kecil. Semoga, sembako dengan harga murah bisa terus diakses masyarakat,” harapnya. (Darmanto)
Editor : Redaksi