FORMAT MOJOKERTO | Polres Mojokerto gelar simulasi pengamanan Pemilukada (Pemilihan Umum Kepala Daerah) yang akan dilaksanakan secara serentak pada, 27 November 2024 mendatang. Kegiatan peragaan sistem operasi mantap praja semeru, digelar di halaman Mapolres Kabupaten Mojokerto, Kamis (15/8/2024) pagi.
Peragaan kali ini, terlihat ratusan massa pendemo melakukan aksi unjuk rasa dan, melakukan berbagai kericuhan. Namun, dengan cepat keributan bisa dikendalikan.
Baca juga: Mojokerto Mencekam! 40 Pemotor Diduga Serang Tiga Angkringan
Kapolres Mojokerto AKBP Ihram Kustarto mengatakan, sebanyak 1.600 personel gabungan akan dilibatkan dalam pengamanan Pemilukada tersebut. Dirinya berharap, Pilkada Mojokerto berlangsung aman dan damai.
Baca juga: Liburan ke Yogya, Pulang Tinggal Nama!
“Semoga Mojokerto aman dan, saya pastikan aman. Kita ada 1.600 personel gabungan dari TNI dan Polri. Penguatan personel juga ditambah dari stakeholder terkait," jelasnya.
Ihram Kustarto mengungkapkan, petugas berupaya meminimalisir potensi konflik dan, gangguan keamanan selama tahapan Pilkada. Pihaknya bahkan tak segan-segan untuk menindak tegas terhadap pelaku yang melanggar hukum dan, mengganggu stabilitas keamanan dalam pelaksanaan Pemilukada di Kabupaten Mojokerto.
Baca juga: Sabu 250 Gram, Pil 2.000 Butir Disita, Bos Besar Masih Misteri!
"Indikator daerah rawan potensi konflik Pemilukada sudah kami petakan. Saya akan laksanakan tindakan tegas, tidak pandang bulu, pada para pelaku yang melanggar hukum," pungkasnya. (Mbak Rara)
Editor : Redaksi