FORMAT JOMBANG | Sedekah Bumi dan peringatan 1 Muharram 1446H / 2024 M, yang di gelar pada Minggu (21/7/2024), oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Bedahlawak, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, menampilkan kirab budaya, berbagai kreasi dan kesenian daerah.
Pawai yang menampilkan gebyar kreasi budaya dengan aneka ragam pakaian adat dan kesenian daerah tarian kuda lumping, semakin meriah dengan adanya atraksi bantengan yang dibawakan oleh Turonggo New Putra Bhayangkara, barongsai dan iringan drumband.
Baca juga: Kades Kepuhanyar Bantah Dugaan Fee Rp25 Juta, Paving Pasinan Dipastikan Kembali Dipasang
Warga sangat antusias mengikuti pawai dengan membawa jolen/sedekah (tumpeng, jawa), yang dibuat dengan uang pribadi, dan dibawa menuju tempat acara tahlil dan do'a bersama, yang ditujukan kepada arwah para leluhur pendiri desa.
H.Masrum, Kades Bedahlawak menyampaikan, acara sedekah bumi dan peringatan 1 Muharram kali ini dilaksanakan sangat meriah, guyup dan rukun untuk melestarikan adat budaya yang sudah menjadi ciri khas masyarakat jawa, sebagai penghormatan kepada leluhur.
Baca juga: Amin Mabrur Terpilih Jadi Kades Sumokembangsri 2026–2034
"Untuk itu, marilah kita bersatu padu membangun desa demi, terciptanya kehidupan yang makmur, sejahtera, gemah ripa lohjinawi," ungkap Masrum.
Lebih lanjut Masrum mengatakan, "pengajian umum dan santunan yang dilaksanakan pada Rabu (17/7) lalu, sebagai rangkaian awal, dan dilanjutkan pawai budaya pagi ini, sebagai penutup rangkaian acara memperingati 1 Muharram dan sedekah bumi Desa Bedahlawak," terangnya.
Baca juga: DPC PDI Perjuangan Mojokerto Lantik 18 PAC, Perkuat Konsolidasi hingga Akar Rumput
"Saya ucapkan banyak -banyak terima kasih kepada semua yang hadir, dan mendukung berlangsungnya acara tahun ini. Semoga di tahun depan, bisa lebih meriah lagi," pungkasnya. (Darmanto)
Editor : Redaksi