Pemdes Japanan Bangun TPJ Tingkatkan Produktivitas Sektor Pertanian

beritaformat.com
Program : Pemdes Japanan realisasikan program kerja pembangunan TPJ untuk meningkatkan perekonomian petani (doc.darmanto_beritaformat.com)

FORMAT JOMBANG | Pemerintah Desa (Pemdes) Japanan, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, terus melakukan pembangunan. Salah satu program prioritas Pemdes Japanan berupa, pembangunan Tembok Penahan Jalan (TPJ) di area persawahan, yang bersumber dari Dana BK (Bantuan Keuangan) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024 Kabupaten Jombang. 

Kepala Desa (Kades) Japanan, Suwaji, menuturkan, peningkatan infrastruktur di desanya terus dilakukan.

Baca juga: Kades Kepuhanyar Bantah Dugaan Fee Rp25 Juta, Paving Pasinan Dipastikan Kembali Dipasang

Progres : Pekerjaan TPJ yang menggunakan Dana BK APBD Pemkab Jombang tahun 2024 sudah 100% selesai dikerjakan (doc.darmanto_beritaformat.com)

"Pembangunan TPJ sepanjang 433 meter X 0.45 meter, bersumber dari BK APBD Tahun 2024, sebesar 200 juta," ungkapnya, saat ditemui awak media di kantornya, Jum'at (17/5/24). 

Suwaji melanjutkan, pembangunan TPJ selain memperkokoh jalan menuju persawahan, juga mempermudah akses perekonomian warga setempat, dan dapat meningkatkan produktivitas pertanian. 

Baca juga: Amin Mabrur Terpilih Jadi Kades Sumokembangsri 2026–2034

“Sehingga, produktivitas panen lebih optimal dan dapat meningkatkan perekonomian warga kami,’’ tandasnya. 

Pemdes Japanan juga berkomitmen mengawal setiap program yang dijalankan Pemkab Jombang. Misalnya, pemeliharaan jalan kabupaten di Desa Japanan. 

”Kita selalu koordinasi dan mengawal setiap program Pemkab Jombang dalam bidang apapun. Termasuk peningkatan infrakstruktur jalan,’’ pungkasnya. 

Baca juga: DPC PDI Perjuangan Mojokerto Lantik 18 PAC, Perkuat Konsolidasi hingga Akar Rumput

Saat awak media menggali informasi terkait kelebihan material, seperti batu dan pasir. Salah seorang petani menyampaikan, jika material tersebut memang permintaan petani sekitar. 

"Batu dan pasir yang disamping itu memang permintaan petani sekitar, untuk alas mobil atau mesin panen (combi), biar tambah kokoh dan kuat. Sebab jalan sawah ini konturnya lunak, yang menyebabkan truk atau mesin panen mudah terperosok," ucapnya. (Darmanto)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Terpopuler
Berita Terbaru