Diduga Bawa Kabur Anak Dibawah Umur, Pemuda Asal Bohar Sidoarjo Dipolisikan

beritaformat.com
Lapor : Ibu kandung korban didampingi pengacara melaporkan AR ke Polrestabes Surabaya (doc.tim/redaksi_beritaformat.com)

FORMAT SURABAYA | Seorang remaja asal Kota Surabaya, VV (13), dilaporkan hilang sejak Kamis, (9/5). Atas kejadian tersebut, Ibu korban, Irma Sari (30), melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Surabaya, pada Senin, (13/5/2024), didampingi oleh Kuasa Hukumnya, Dodik Firmansyah SH.,MH. 

Terlapor ialah AR (19), warga Desa Bohar, Kabupaten Sidoarjo. Dari keterangan Irma Sari, putrinya tersebut diduga dibawah kabur oleh AR, pria yang dikenalnya melalui Facebook. 

Baca juga: Kades Kepuhanyar Bantah Dugaan Fee Rp25 Juta, Paving Pasinan Dipastikan Kembali Dipasang

Terima : tanda terima pelaporan keluarga korban dari SPKT Polrestabes Surabaya (doc.tim/beritaformat.com)

Setelah berkenalan cukup lama, AR datang ke rumah VV, kemudian mengajak VV untuk ikut bekerja di tempatnya pada hari tersebut. Keduanya pun pergi dengan mengendarai motor milik AR. 

“Awalnya kenal dari FB (Facebook). Saya gak tau udah kenal berapa lama, yang saya tau memang kenalan dari sana (Facebook). Terus kemarin (red_9/5/2024), AR datang ke rumah menjemput VV, katanya mau diajak kerja jualan pentol,” ujar Irma. 

Saat itu, Irma tidak menaruh curiga sedikit pun dengan kedatangan AR untuk menjemput putrinya tersebut. Namun, malam mulai tiba, sang putri tidak kunjung pulang. Irma mulai khawatir dan bertanya dalam hatinya, kenapa putrinya tidak kunjung diantarkan pulang oleh AR. 

Baca juga: Amin Mabrur Terpilih Jadi Kades Sumokembangsri 2026–2034

Hingga keesokan harinya, Jum'at (10/5), VV juga tak kunjung pulang. Bahkan, hingga saat inipun, VV maupun AR tidak dapat dihubungi. Atas kejadian ini, Irma Sari membuat laporan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polretabes Surabaya, dengan Tanda Bukti Lapor (TBL) Nomor : TBL/B/466/V/2024/SPKT/POLRESTABES SURABAYA/POLDA JATIM. 

“Pas datang jemput itu gak ada rasa curiga dan gak ada mikir aneh-aneh juga. Saya mikir nanti pasti pulang. Lah kok sampe malam anak saya gak pulang-pulang juga. Saya tunggu sampe keesokan harinya juga gak ada ujung nih anak. Saya coba chat lewat FB, gak ada respon juga sampe hari ini. Oleh karena itu, saya buat laporan kesini supaya anak saya bisa segera ditemukan,” jelas Irma usai melaporkan AR ke Polrestabes Surabaya. 

Disaat bersamaan, Kuasa Hukum Pelapor, Dodik Firmansyah berharap pihak Polrestabes Surabaya segera mengusut tuntas kasus ini, dan pelaku segera ditangkap agar bisa diadili sesuai dengan perbuatannya. 

Baca juga: DPC PDI Perjuangan Mojokerto Lantik 18 PAC, Perkuat Konsolidasi hingga Akar Rumput

Menurutnya, kasus ini sangat luar biasa, karena korbannya merupakan anak dibawah umur. Tentu dalam hal ini, Dodik Firmansyah percaya kepada kinerja Polrestabes Surabaya bisa segera melakukan penyelidikan. 

"Alamat Terlapor lengkap di laporan. Kami selaku Pelapor menunggu kabar selanjutnya dari Polrestabes Surabaya untuk menangkap pelaku," ujar Dodik Firmansyah. (Red)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Terpopuler
Berita Terbaru