KBI Mojokerto Borong 11 Medali di Kejurprov Jatim

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Aksi salah satu anggota KBI saat melaksanakan pertandingan (foto : clara_beritaformat)
Aksi salah satu anggota KBI saat melaksanakan pertandingan (foto : clara_beritaformat)

MOJOKERTO || Kontingen Kickboxing Indonesia (KBI) Kabupaten Mojokerto meraih prestasi membanggakan dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur di Surabaya dengan membawa pulang 11 medali, terdiri atas tiga emas, lima perak, dan tiga perunggu.

Kontingen yang dibina melalui Camp Ubalan Pacet, Camp Cobra di Balai Desa Sampangagung, Kecamatan Kutorejo, serta Camp Bima Sakti Pacet tersebut menunjukkan persaingan ketat di nomor ringsport maupun tatami sport.

Pelatih KBI Kabupaten Mojokerto, Susilo, mengapresiasi perjuangan para atlet yang dinilainya tampil maksimal sepanjang kejuaraan.

“Alhamdulillah, hasil ini melebihi target. Anak-anak tampil luar biasa, militan, dan tidak kenal menyerah. Raihan tiga emas, lima perak, dan tiga perunggu ini menjadi bukti pembinaan berjalan sesuai jalur,” ujar Susilo, Kamis (9/10/2026).

Menurutnya, capaian tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi kompetisi berikutnya, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas). Disiplin latihan serta penguatan mental bertanding, kata dia, menjadi bagian penting dalam pembinaan atlet di setiap camp.

Sementara itu, Bidang Pembinaan dan Prestasi (Bimpres) KBI Mojokerto, Edy Susanto, menyebut para atlet peraih emas mampu tampil dominan di kelas masing-masing. Adapun atlet peraih perak dan perunggu juga menunjukkan perlawanan sengit hingga babak penentuan.

“Dengan hasil ini, KBI Kabupaten Mojokerto menegaskan diri sebagai salah satu kekuatan kickboxing yang patut diperhitungkan di Jawa Timur,” ungkap Edy.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada KONI Kabupaten Mojokerto, Disbudporapar, serta seluruh pihak yang telah mendukung pembinaan dan perkembangan prestasi atlet.

Edy menegaskan, evaluasi dan peningkatan kualitas latihan akan terus dilakukan untuk menghadapi kejuaraan mendatang. Seleksi atlet juga akan diperketat guna memastikan kesiapan dan keseriusan mereka.

“Ke depan, kami akan terus menggenjot pembinaan dan menerapkan seleksi ketat. Yang tidak serius akan kami coret. Target kami, prestasi di Porprov nanti harus lebih baik lagi,” pungkasnya.

Kontributor : Clara
Penyunting : W13D
Kategori : Olahraga
Sumber : Liputan