KPU Kabupaten Mojokerto Media Gathering Dengan Tema 'Persiapan Pendaftaran Paslon Bupati dan Wabup Mojokerto Tahun 2024' 

avatar beritaformat.com
  • URL berhasil dicopy
Ketua KPU beserta anggota Komisioner KPU Kab. Mojokerto saat menggelar media gathering di cafe vintage surodinawan Kota Mojokerto (foto : lara_beritaformat.com)
Ketua KPU beserta anggota Komisioner KPU Kab. Mojokerto saat menggelar media gathering di cafe vintage surodinawan Kota Mojokerto (foto : lara_beritaformat.com)

FORMAT MOJOKERTO | Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto, menggelar media gathering dengan tema 'Persiapan Pendaftaran Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto Tahun 2024', yang digelar di Warung Surodinawan (WS) Vintage, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Jum'at (23/8/2024) sore. 

Acara media gathering turut dihadiri Ketua KPU Kabupaten Mojokerto, Afnan Hidayat beserta, jajaran Komisioner, Ketua Bakesbangpol Nugroho, Kasi Intel Kejaksaan Kabupaten Mojokerto Lilik Dwy Prasetio, Perwakilan Polres Mojokerto dan, puluhan awak media baik online, cetak dan televisi. 

Dalam sambutannya, Ketua KPU Kabupaten Mojokerto Afnan Hidayat menyampaikan, media mempunyai peran penting menyampaikan publikasi ke masyarakat, di setiap tahapan yang dilakukan KPU Kabupaten Mojokerto. 

“Seperti tahapan saat ini, dari hasil rapat koordinasi selalu yang disampaikan adalah persiapan pilkada Tahun 2024. Mulai besok tanggal 24-26 Agustus 2024 sudah ada pengumuman dan tanggal 27- 29 Agustus 2024 malam sudah di buka pendaftaran. Pedomannya masih berpihak pada PKPU No 8 tahun 2024,” ujar Afnan Hidayat. 

Meskipun isu Pilkada semakin memanas, semoga Mojokerto tidak ada imbasnya apabila ada muncul regulasi baru. 

Selanjutnya, soal tes kesehatan sudah dipersiapkan untuk menjaga netralitas. KPU meminta rekom dari Dinas Kesehatan dan, akhirnya di rekom 3 rumah sakit yakni, RS dr. Soetomo Surabaya, RS Basoeni dan RS dr. Soekandar Mojokerto namun, hasil finalnya diputuskan di RS dr. Soetomo Surabaya. 

“KPU berharap, media yang ada di Mojokerto sering komunikasi dengan KPU apabila, ada isu negatif tidak menjadi bias yang kurang baik. Sebab, kerawanan yang ada khususnya, di Kabupaten Mojokerto bila diamati yakni di saat pendaftaran,” pungkasnya. (Lara)