Mojokerto, beritaformat.com – Kehadiran Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA-GMNI) Kota Mojokerto, akan memberikan warna baru untuk Kota Mojokerto. Hadirnya organisasi kemahasiswaan ini akan melekat ketat mengontrol dan mengawasi birokrasi. Memberikan sumbangsih pemikiran dan berbagai program untuk wajah baru Kota Mojokerto ke depan.
Bertempat di Eling Cafe, pada Sabtu (12/11/22), gelaran Konferensi Cabang ke-1 (Konfercab) PA-GMNI yang mengusung tema 'MENGANTARKAN INDONESIA MENJADI MERCUSUAR DUNIA MELALUI PEMBANGUNAN KEBUDAYAAN UNTUK MEWUJUDKAN NAWACITA' membuahkan hasil kepengurusan yang di Nahkodai Yustinus Ariyanto, atau akrab di sapa Xanana.
Terlihat hadir beberapa tamu undangan, dari unsur Birokrasi, Legeslatif , Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Budayawan, dll. Acara seremonial yang di mulai sejak pukul 10.30 hingga pukul 11.40 wib berlangsung kidmat dan sederhana, Pemerintah Kota Mojokerto (Walikota_red) yang berhalangan hadir, mendelegasikan tugas pada Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Perlindungan Masyarakat (Bakesbangpolinmas) Moch.Imron, S.Tr.IP. untuk memberikan sambutan, sekaligus secara resmi membuka Konfercab ke-1 PA-GMNI Kota Mojokerto.
Mengutip sambutan yang di bacakan oleh Imron, sapaan akrab Kepala Dinas Bakesbangpolinmas, Walikota Mojokerto menyampaikan, semoga PA-GMNI yang baru di kukuhkan hari ini bisa menjadi pelopor pembangunan di Kota Mojokerto, dengan memberikan program-program yang kreatif, inovatif dan solutif sehingga, keberadaannya mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ita, sapaan akrab Walikota Mojokerto,Hj.Puspita Sari, juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pengurus PA-GMNI yang lama atas peran dan prestasinya dalam menumbuhkan organisasi di Kota Mojokerto, selanjutnya kepada pengurus yang terpilih, Ita memberikan saran agar pengurus PA-GMNI Kota Mojokerto yang baru, bisa bersinergi dengan seluruh Kepala Daerah dan Kepala Dinas serta bisa memberikan kontribusi positif untuk kemajuan pembangunan Kota Mojokerto dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam sesi wawancara dengan awak media pasca sidang pemilihan Ketua PA-GMNI Kota Mojokerto, Ketua terpilih Xanana, menyampaikan bahwa kita akan menggalih kembali Mojokerto dengan konsepsi kebangsaannya yang selama ini mendunia. Untuk kemudian menjadi sumbangan pemikiran dari PA-GMNI Kota Mojokerto.
Kota Mojokerto ini memiliki potensi yang menarik, bukan pada aspek pariwisatanya tapi pada konsepsi kebangsaannya, bagaimana bangsa ini lahir dan bangsa ini pernah hampir menguasai seperempat dunia dan itu lahir dari kerajaan Majapahit, imbuhnya.
Berbicara nawacita, kita akan berbicara lebih spesifik bagaimana kami sebagai organisasi nasionalis dalam konsep demokrasi akan mengontrol kinerja birokrasi khususnya, dan yang memegang hak anggaran di Kota ini, kami akan melakukan kontrol ketat untuk itu. Tutupnya tegas. (JNH).
Editor : Redaksi