BERITA JOMBANG | Batik merupakan warisan budaya Indonesia yang mempunyai nilai dan perpaduan seni penuh dengan makna filosofi. Batik juga merupakan tradisi turun temurun yang menjadi budaya Indonesia sejak zaman dahulu.
Baca juga: Samsat Jombang Perkuat Sinergi Antarinstansi, Layanan Pajak Kendaraan Makin Cepat dan Merata
Untuk memperingati hari batik, pemerintah desa (Pemdes) Mojotrisno bersama pengrajin batik menggelar acara Wastra Alam Festival, yang di adakan di pasar Barongan (Bambu) Desa Mojotrisno Kecamatan Mojoagung. Minggu, (15/10/2023).
Hadir dalam acara ini, Kepala Desa (Kades) Mojotrisno Nanang Sugiarto, pengrajin batik dari berbagai daerah di Jawa Timur, serta para pengunjung pasar Barongan.
Baca juga: Pelansir Pertalite Beraksi di SPBU Mojoagung, Pengawasan Dipertanyakan
Kades Mojotrisno di sela acara saat ditemui awak media mengatakan, "Wastra Alam Festival ini, kita kerja bareng dengan berbagai komunitas, ada Gita Nusantara Cendikia, Senam Kebaya Indonesia, komunitas Busana Nusantara dan komunitas Gibas Jawa Timur", jelasnya.
Masih Mas Nanang sapaan akrabnya, "Dengan adanya Wastra (Kain tradisional) ini bisa melestarikan budaya Nusantara, yaitu keterkaitan dengan batik, serta memperingati Hari Batik Nasional. Dalam acara Wastra Alam Festival, juga ada penampilan dari grup tari dan gamelan SMPN 1 Mojoagung serta penampilan tari dari SDN Mojotrisno", pungkasnya.
Panitia Wastra Alam Festival juga mengadakan Fashion Show dan pameran batik yang menampilkan keragaman kain batik dari berbagai penjuru Jawa Timur. (Darmanto)
Editor : Redaksi