BERITA JOMBANG | Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0814 Jombang Letkol. Kav Devid Eko Junanto S.IP., bersama Penjabat (Pj) Bupati Jombang Sugiat S.Sos.,M.Psi.T., Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi, Dansatradar, Kejari serta Forkopimda Jombang, Perwira staf dan para Komandan Rayon Militer (Danramil) jajaran Kodim 0814 Jombang, beserta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Diwek memimpin panen Jagung di lahan tidur yang berada di belakang Makoramil 0814/02 Diwek, Kab.Jombang. Rabu, (04/10/2023).
Baca juga: ATR/BPN Batasi Alih Fungsi Sawah, 89 Persen Lahan Wajib Dilindungi
Acara panen jagung dilahan tidur belakang Makoramil 0814/02 Diwek ini, juga mendistribusikan bantuan pangan berupa sembako kepada masyarakat penerima manfaat disekitar lokasi.
Dandim 0814 Jombang Letkol. Kav Devid Eko Junanto, S.IP., mengatakan jika keberadaan kebun Jagung yang memanfaatkan lahan kosong milik TNI-AD di sekitar Makoramil 0814/02 Diwek tersebut, merupakan upaya mendukung program produktif ketahanan pangan yang diprogramkan TNI-AD dan dikembangkan sejak beberapa bulan sebelumnya.
"Panen raya Jagung yang ditanam di atas tanah sekitar 1 Hektar, yang semula lahan tidur (kosong) tersebut, merupakan bagian dari kegiatan ketahanan pangan", sampainya.
Menurutya (Dandim 0814 Jombang), program ini dilakukan dalam upaya memantapkan ketersediaan pangan yang bersumber dari produksi lokal, untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sesuai perintah langsung Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad).
Baca juga: Program JIAT APBN 2025 Masuk Kamonji, Petani Donggala Mulai Rasakan Dampak Positif
“Ketahanan pangan sebagai salah satu program TNI-AD dalam mengembangkan pengelolaan lahan kosong, sebagai lahan produktif dalam membantu masyarakat secara mandiri", pungkasnya.
PJ Bupati Jombang Sugiat, S.Sos.,M.Psi.T., menyambut baik langkah Dandim 0814/02 Diwek dalam rangka membantu ketahanan pangan diwilayah Jombang.
"Kami sangat mengapresiasi langkah strategis yang di lakukan oleh Dandim 0814/02 Diwek bersama jajarannya. Ketahanan pangan merupakan program bapak Presiden guna mengatasi krisis pangan. Panen raya jagung kali ini merupakan wujud kemandirian pangan yang dilakukan oleh Dandim beserta jajarannya", sampainya.
Masih Sugiat, "Kami akan menampung semua aspirasi masyarakat, termasuk petani di Jombang yang kesulitan mendapatkan pupuk subsidi maupun nonsubsidi. Bila perlu, kami akan buka hotline dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, atas sulitnya mendapatkan pupuk yang dirasakan para petani", jelasnya.
"Dengan terciptanya kemandirian pangan, akan memperkuat ketahanan rumah tangga, masyarakat dan pada akhirnya akan memperkuat ketahanan pangan Nasional", tutup Sugiat. (Darmanto)
Editor : Redaksi