Dana PIP Rp77,4 Juta di SMAN 1 Buko Akhirnya Disalurkan, Plt Kepsek: Uang Ditemukan dalam Brankas Sekolah

Reporter : Redaksi
Pembagian PIP tahun 2025 kepada 86 siswa SMAN 1 Buko yang sempat tertunda (foto : asri_beritaformat)

Dana Program Indonesia Pintar (PIP) bagi puluhan siswa SMAN 1 Buko yang sebelumnya menjadi sorotan akhirnya disalurkan pada Jumat (19/6/2026). Penyaluran dilakukan setelah pihak sekolah membuka brankas yang berisi dana bantuan tersebut pada Kamis, 18 Juni 2026.

Plt Kepala SMAN 1 Buko, Salpin, menjelaskan bahwa berdasarkan Surat Keputusan (SK), terdapat 88 siswa penerima PIP. Sebanyak 86 siswa berhak menerima bantuan sebesar Rp1,8 juta per orang, sementara dua siswa lainnya menerima Rp900 ribu per orang.

Baca juga: Kasus Dugaan Asusila Siswi SD di Dampelas Kembali Disorot, Status Penanganan Polisi?

Menurut Salpin, dua siswa penerima Rp900 ribu telah menerima haknya pada masa kepala sekolah sebelumnya. Sedangkan 86 siswa lainnya baru menerima setengah dari total bantuan, yakni Rp900 ribu per siswa.

"Sehingga dana yang tersisa dan menjadi hak 86 siswa tersebut adalah Rp900 ribu per orang atau total Rp77.400.000 yang kemudian kami serahkan kepada siswa dan orang tua penerima," ujar Salpin saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Jumat (19/6/2026).

Ia menuturkan, proses pembukaan brankas dilakukan pada Kamis, 18 Juni 2026, mulai pukul 09.00 hingga 11.51 WITA. Kegiatan tersebut disaksikan oleh pihak kepolisian, komite sekolah, wakil kepala sekolah, perwakilan guru, tata usaha, serta perwakilan orang tua penerima PIP.

Terkait alasan dana bantuan tersebut tidak segera disalurkan dan masih tersimpan di dalam brankas sekolah, Salpin mengaku tidak dapat memberikan penjelasan lebih rinci.

Baca juga: Dua SMA di Donggala Terancam Tak Penuhi Kuota SPMB, Pendaftar Masih di Bawah Target

"Saya mohon maaf, untuk alasan keterlambatan penyaluran dan mengapa dana masih berada di dalam brankas, hal itu lebih tepat dijelaskan oleh kepala sekolah yang lama," katanya.

Sementara itu, upaya konfirmasi kepada mantan Kepala SMAN 1 Buko, Wayen Suasta, mengenai penyebab keterlambatan penyaluran dana PIP belum memperoleh tanggapan. Pesan WhatsApp yang dikirim wartawan pada Jumat (19/6/2026) terpantau telah terkirim, namun hingga berita ini diterbitkan belum mendapat jawaban.

Kasus ini sebelumnya menjadi perhatian publik setelah muncul informasi bahwa sebagian dana PIP tahun 2025 belum diterima seluruh siswa penerima manfaat. Dengan disalurkannya sisa dana sebesar Rp77,4 juta tersebut, para penerima akhirnya memperoleh hak mereka sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca juga: Ketika Pagar Diduga Berteman dengan Kambing

Konfirmasi kepada mantan Kepala Sekolah SMAN 1 Buko masih terus diupayakan untuk memenuhi prinsip keberimbangan berita.

Reporter : Asri
Penyunting : W13D
Kategori : Pendidikan
Lokasi : Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah
Sumber : Wawancara

Editor : Redaksi

Politik
Berita Terpopuler
Berita Terbaru