FORMAT PURWAKARTA | Masyarakat Desa Panyindangan, menghadapi tantangan besar akibat pergerakan tanah yang terjadi di beberapa wilayah. Dampaknya dirasakan di Kampung Cibodas dan Kampung Panyindangan, dimana akses jalan terganggu, hingga menyulitkan mobilitas warga, Kamis (23/4/2024)
Dandim 0619/PWK Letkol Arm Andi Achmad Afandi, mengerahkan Babinsa melalui Danramil 1906/SKT Kapten Arm Sapriadil, untuk mendorong semangat gotong-royong masyarakat, agar terlihat nyata.
Baca juga: 4 Hektare Lahan Kelapa di Sejoli Terbakar, 43 Pohon Hangus
Kegiatan yang dipimpin oleh Serda Gugun Gunawan, Babinsa dari Koramil 1906/SKT, dan warga, untuk membersihkan dan memperbaiki akses jalan yang terdampak pergerakan tanah.
Baca juga: Wadan Yonif TP 918 Padamkan Kebakaran Lahan di Santigi
Bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk BPBD, Dinas PUPR, PLN, dan relawan, mereka gunakan alat berat dan peralatan sederhana untuk mengatasi masalah ini.
Serda Gugun Gunawan menuturkan, meskipun tantangan besar, namun semangat kebersamaan dan kerja keras mereka membawa harapan baru bagi Desa Panyindangan.
Baca juga: Semeru Erupsi, Kolom Abu Membubung 1.000 Meter
"Kisah ini adalah cerminan dari kekuatan solidaritas dan kerja sama di tengah cobaan alam. Semoga semangat ini terus menginspirasi kita untuk saling membantu dan bersatu menghadapi segala rintangan," pungkasnya. (V-to)
Editor : Redaksi