Jasad Terborgol di Calon Dapur SPPG, Misteri Pembunuhan Diburu

Reporter : Redaksi
Gambar ilustrasi Redaksi di hasilkan oleh AI

KENDAL || Misteri penemuan jasad pria terborgol di lantai dua bangunan calon dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Kebonadem, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, mulai menemui titik terang.


Jasad tersebut ditemukan pada Selasa (6/10/2026). Berdasarkan informasi awal yang berhasil dihimpun redaksi, korban diketahui berinisial DNA (29), warga Kaliwungu, yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak 27 September 2026.

Baca juga: Toko Dibobol, Kambing Digondol: Resmob Bikin “Bisnis” Curat Terhenti


Saat dinyatakan hilang, sepeda motor dan telepon genggam milik korban juga tidak diketahui keberadaannya.


Hasil autopsi RS Bhayangkara Semarang menunjukkan korban meninggal akibat hantaman benda tumpul pada bagian belakang kepala. Korban diperkirakan telah meninggal sekitar 5–10 hari sebelum jasad ditemukan.


Temuan tersebut memperkuat dugaan adanya tindak kekerasan. Namun, kepastian mengenai kronologi, pelaku, motif, serta hubungan antara hilangnya kendaraan dan telepon genggam dengan kematian korban masih menjadi bagian dari penyelidikan kepolisian.

Baca juga: Dikira Guling, Ternyata Anak Tiri: H Dibekuk Usai Korban Hamil 5 Bulan


Karena lokasi penemuan jasad merupakan bangunan yang disewa untuk program SPPG, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi turut menerjunkan Satgas Makanan Bergizi Gratis untuk memantau penanganan kasus tersebut.


Sementara itu, Satreskrim Polres Kendal masih melakukan penyelidikan, termasuk mendalami asal-usul borgol yang ditemukan pada korban serta kemungkinan adanya motif pembunuhan yang disertai perampasan barang milik korban.

Baca juga: Cemburu Membara, Istri Iris "Wortel" Suami di Lumajang


Hingga kini, polisi masih memburu pihak yang diduga terlibat. Motif dan konstruksi perkara belum dapat disimpulkan sebelum seluruh rangkaian penyelidikan serta alat bukti diperoleh.


Koresponden : Adi
Penyunting : W13D
Kategori : Peristiwa 
Sumber : Investigasi

Editor : Redaksi

Politik
Berita Terpopuler
Berita Terbaru