Kondisi sarana sanitasi di SDN 3 Dampelas, Kabupaten Donggala, memprihatinkan. Dari tiga unit toilet yang tersedia, hanya satu yang masih dapat digunakan oleh lebih dari 100 siswa, sehingga dinilai tidak memenuhi standar sanitasi sekolah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SDN 3 Dampelas, Hasman Idrus, membenarkan bahwa toilet yang dibangun sejak 1990 itu sudah tidak layak digunakan. Akibatnya, para siswa harus mengantre dan berdesakan saat menggunakan fasilitas tersebut.
Baca juga: 28 Terduga Pelaku Diamankan, Operasi Sarang Narkoba Sulteng Berlanjut
"Dari tiga WC, yang berfungsi hanya satu. Siswa terpaksa berdesakan saat buang air kecil maupun buang air besar," ujar Hasman kepada media, Jum'at (17/7/2026).
Menurutnya, sekolah dasar seharusnya memiliki sarana sanitasi yang memadai sesuai standar untuk mendukung kesehatan dan kenyamanan peserta didik. Karena itu, pihak sekolah berharap pemerintah segera memberikan perhatian melalui pembangunan atau rehabilitasi toilet.
Baca juga: Subuh Berkah, Kapolda Sulteng Tekankan Pelayanan Humanis
Selain persoalan sanitasi, Hasman mengungkapkan dua ruang kelas juga mengalami kerusakan sehingga tidak lagi digunakan untuk kegiatan belajar mengajar dan kini hanya difungsikan sebagai tempat penyimpanan barang.
"Kami berharap pemerintah juga dapat merevitalisasi ruang kelas yang rusak agar proses belajar mengajar berlangsung lebih nyaman dan aman bagi siswa," pungkasnya.
Baca juga: Babinsa dan Warga Sidoan Barat Gotong Royong Cor Jalan Produksi
Reporter : Agus
Penyunting : W13D
Kategori : Pendidikan
Lokasi : Donggala, Sulawesi Tengah
Sumber : Liputan
Editor : Redaksi