SPMB 2026 di Sulteng Tetap Gunakan Skema Tahun Lalu, Pendaftaran Online Dipermudah

Reporter : Redaksi
Ilustrasi skema SPMB 2026 Disdik Provinsi Sulteng (Redaksi beritaformat)

Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026 tetap mengacu pada ketentuan terbaru dalam Permendiknasmen Tahun 2025 dengan komposisi jalur penerimaan yang tidak mengalami perubahan.

Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Sulteng, Abdul Rahim, mengatakan jalur penerimaan siswa baru masih dibagi menjadi 35 persen jalur domisili, 30 persen afirmasi, 30 persen prestasi, dan sisanya jalur mutasi.

Baca juga: Mayat Pria Misterius Ditemukan di Gang Pasar Masomba, Polisi Selidiki Identitas Korban

Akun resmi SPMB Disdik Prov. Sulteng (foto : Agus_beritaformat)

“Untuk tahun ini pada dasarnya masih sama seperti tahun kemarin. Jalur prestasi tetap ada akademik dan non-akademik, tidak ada perubahan,” ujar Abdul Rahim, Selasa (26/5/2026).

Menurutnya, perubahan tahun ini lebih difokuskan pada penyederhanaan sistem aplikasi pendaftaran agar lebih mudah diakses masyarakat. Proses pendaftaran tetap dilakukan secara online sehingga calon siswa dapat mendaftar langsung dari rumah.

Meski demikian, Dinas Pendidikan Sulteng tetap membuka opsi pendaftaran manual bagi wilayah yang mengalami keterbatasan jaringan internet atau blank spot.

Baca juga: WOM Finance Sampaikan Hak Jawab Terkait Pemberitaan Dugaan Penarikan dan Lelang Motor Nasabah

“Kalau ada daerah blank spot, kami masih memungkinkan untuk dilakukan manual dengan datang langsung ke sekolah. Kami tidak menutup rapat semuanya harus online,” ungkapnya.

Ia menegaskan penerapan sistem zonasi dan jalur penerimaan lainnya bertujuan mendorong pemerataan kualitas pendidikan sekaligus mengurangi penumpukan siswa di sekolah-sekolah yang selama ini dianggap favorit.

“Masyarakat masih memiliki mindset sekolah favorit, padahal mutu pendidikan di setiap sekolah terus kami dorong agar merata,” jelasnya.

Baca juga: Diduga Dikeroyok Empat Rekannya, Pria di Huntap Tompe Tewas Bersimbah Darah

Selain memastikan seluruh anak mendapatkan akses pendidikan, pemerintah juga mempertimbangkan daya tampung sekolah dalam pelaksanaan penerimaan siswa baru.

Rahim menambahkan penambahan rombongan belajar tidak dapat dilakukan secara berlebihan karena pemerintah juga harus memperhatikan keberlangsungan sekolah swasta di daerah.

Reporter: Asri/Agus
Editor: W13D
Kategori: Pendidikan
Lokasi: Palu, Sulawesi Tengah
Sumber: Liputan

Editor : Redaksi

Politik
Berita Terpopuler
Berita Terbaru