Kepala SMP Negeri 2 Dampelas, I Wy. Kembar Niasa, S.Pd, mengungkapkan bahwa sekolah yang dipimpinnya tahun ini mendapatkan bantuan revitalisasi sebesar Rp1,3 miliar dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Bantuan tersebut dialokasikan untuk pembangunan gedung baru Unit Kesehatan Sekolah (UKS), dua unit rumah dinas guru, serta rehabilitasi laboratorium bahasa dan tiga ruang kelas beserta toiletnya.
Baca juga: Mayat Pria Misterius Ditemukan di Gang Pasar Masomba, Polisi Selidiki Identitas Korban
“Untuk progres secara keseluruhan berdasarkan hitungan konsultan sudah mencapai 50,26 persen, dan saat ini kami sedang dalam proses pengajuan termin kedua,” ujar Kembar Niasa saat ditemui, Minggu (2/11).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa rumah dinas lama yang dibangun pada 1983 belum dapat dibongkar karena masih menunggu persetujuan pemusnahan aset dari Pemda.
Baca juga: WOM Finance Sampaikan Hak Jawab Terkait Pemberitaan Dugaan Penarikan dan Lelang Motor Nasabah
“Kami sudah ajukan ke Pemda, kemungkinan masih dalam proses. Kalau sudah ada persetujuan, baru kami bongkar dan bersihkan sisa bangunannya. Lokasi bangunan baru rencananya didirikan di samping gedung lama, sesuai saran dari kementerian,” terangnya.
Kembar Niasa juga menuturkan bahwa salah satu guru PPPK dari Palasa yang kini bertugas di SMPN 2 Dampelas masih mengontrak rumah di Sioyong. Ia berharap setelah pembangunan rumah dinas rampung dan diserahterimakan, guru tersebut dapat menempati fasilitas tersebut agar lebih efisien.
Selain itu, laboratorium bahasa yang saat ini sedang direhabilitasi juga telah dimanfaatkan untuk pelaksanaan ujian dan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).
Baca juga: Diduga Dikeroyok Empat Rekannya, Pria di Huntap Tompe Tewas Bersimbah Darah
“Dengan kondisi enam rombongan belajar yang ada saat ini, ruang kelas sudah cukup untuk menunjang kegiatan belajar mengajar,” pungkasnya.
Penulis; Agus
Editor; W13D
Kategori; Pendidikan
Lokasi; Donggala, Sulawesi Tengah
Editor : Redaksi