Kamis, 17 Juli 2025 | Redaksi BERITA FORMAT | Jombang, Jawa Timur
Kategori: Daerah | Penulis: Lies
Baca juga: Mojokerto Mencekam! 40 Pemotor Diduga Serang Tiga Angkringan
Tradisi Sedekah Bumi kembali digelar oleh masyarakat Desa Jantiganggong, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, sebagai bentuk pelestarian budaya Jawa dan ungkapan syukur atas limpahan rejeki dari hasil bumi. Rangkaian acara berlangsung mulai 16 hingga 17 Juli 2025, dengan kegiatan religius hingga pagelaran wayang kulit di Balai Desa Jantiganggong.
Rangkaian acara dimulai dengan khataman Al-Qur'an dan sedekah tumpeng di area makam Desa Janti, disusul dengan pembacaan tahlil. Malam harinya, warga disuguhi pertunjukan wayang kulit sebagai puncak perayaan.
Kepala Desa Jantiganggong, Hadi Mulya, membuka acara sekaligus menyampaikan pesan pelestarian budaya. Acara turut dihadiri oleh Camat Perak (atau yang mewakili), Kapolsek Perak Supriyo, Danramil Perak Nasichin, serta kepala desa sekitar dan tokoh masyarakat.
Baca juga: Liburan ke Yogya, Pulang Tinggal Nama!
Kades Hadi Mulya menekankan bahwa Sedekah Bumi adalah warisan leluhur yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda. Ia juga menuturkan sejarah terbentuknya Desa Jantiganggong dari penggabungan Desa Janti dan Ganggong, yang pertama kali dipimpin oleh Mbah Maejah.
Baca juga: Sabu 250 Gram, Pil 2.000 Butir Disita, Bos Besar Masih Misteri!
“Tradisi ini bukan hanya bentuk syukur, tapi juga pengingat agar generasi muda tak tercerabut dari akar budayanya.” — Hadi Mulya, Kepala Desa Jantiganggong
Acara yang berpusat di area makam desa dan Balai Desa Jantiganggong berlangsung khidmat dan meriah, diawali dengan ritual keagamaan dan ditutup dengan hiburan tradisional yang melibatkan seluruh unsur masyarakat.
Editor : Redaksi