FORMAT PARIGI MOUTONG | Usaha dan kerja keras Muh. Raihan, pemuda asal Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, akhirnya membuahkan hasil. Lulusan SMAN Olahraga (SMANOR) Palu itu dinyatakan lulus terpilih dalam seleksi Penerimaan Terpadu Bintara Polri Tahun 2025 yang digelar di Polda Sulteng.
Seleksi yang diumumkan pada Rabu, (2/7) tersebut menjadi momen bersejarah bagi Raihan, yang selama ini membentuk jatidirinya melalui olahraga beladiri karate, dan menjadikan disiplin serta kepercayaan diri sebagai bekal utama dalam mengejar cita-cita.
Baca juga: Mayat Pria Misterius Ditemukan di Gang Pasar Masomba, Polisi Selidiki Identitas Korban
“Syukur Alhamdulillah, saya lolos Pantukhir Polri tahun ini. Semua murni, gratis, tanpa sogok, tanpa takut,” ujar Raihan saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kamis (3/7/2025).
Sebagai anak bungsu dari pasangan Hermansyah dan almarhumah Irmayanti, Raihan menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas dukungan dan do'a orang tuanya.
“Tanpa restu mereka, saya bukan siapa-siapa. Ini semua berkat do'a, peluh, dan air mata orang tua saya,” tambahnya.
Baca juga: WOM Finance Sampaikan Hak Jawab Terkait Pemberitaan Dugaan Penarikan dan Lelang Motor Nasabah
Raihan bahkan sempat mengangkat secarik kertas kuning bertuliskan pesan moral: “Masuk Polri Gratis, Murni, Bersih, Halal. Tanpa sogok. Tanpa takut. Tanpa binjas. Tanpa bimbel.”
Ia menegaskan bahwa untuk masuk Polri, tidak perlu mengeluarkan uang besar, melainkan cukup dengan niat yang lurus, kerja keras, dan keyakinan kepada Tuhan.
“Saya saksi hidup bahwa masuk Polri itu tidak harus pakai uang ratusan juta. Cukup do'a, kerja keras, dan yakin bahwa rezeki halal akan menemukan jalannya,” tegasnya.
Baca juga: Diduga Dikeroyok Empat Rekannya, Pria di Huntap Tompe Tewas Bersimbah Darah
Pemuda yang juga hobi motor trail dan karate ini bertekad menjadi anggota Polri yang bersih dan bertakwa, serta ingin menjadi bagian dari perubahan institusi ke arah yang lebih baik.
“Bangun masa depan bangsa ini sebagai generasi Polri yang jujur dan bertakwa. Jangan hanya jadi penonton perubahan, tapi jadilah bagian dari perubahan itu,” tutup Raihan. (Asri)
Editor : Redaksi