KPU Kabupaten Mojokerto Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara

Reporter : Redaksi
Ketua KPU Kab. Mojokerto saat memberikan sambutan pada acara simulasi pemungutan dan penghitungan suara di hotel arayana trawas (foto : zia_beritaformat.com)

FORMAT MOJOKERTO | Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto melaksanakan simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pilkada Serentak Tahun 2024, yang berlangsung di Hotel Arayanna, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Senin (18/11/2024) pagi. 

Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mojokerto, seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kabupaten Mojokerto, dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan para petugas Tempat Pemungutan Suara (TPS). 

Baca juga: Mojokerto Mencekam! 40 Pemotor Diduga Serang Tiga Angkringan

Suasana simulasi pemungutan suara yang digelar di hotel arayana trawas (foto : zia_beritaformat.com)

Dalam sambutannya, Ketua KPU Kabupaten Mojokerto Afnan Hidayat menjelaskan, simulasi ini dilakukan untuk memastikan setiap tahapan pencoblosan berjalan sesuai dengan aturan. Mulai dari kedatangan pemilih di TPS, hingga proses rekapitulasi suara. 

Baca juga: Sabu 250 Gram, Pil 2.000 Butir Disita, Bos Besar Masih Misteri!

“Simulasi yang diikuti 500 anggota PPS se-Kabupaten Mojokerto sesuai aturan KPU tentang pemungutan dan perhitungan suara, sekaligus memastikan alur pencoblosan mulai dari pemilih masuk, hingga proses rekapitulasi surat suara," ujar Afnan Hidayat. 

Kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan kesiapan dan pemahaman petugas TPS, hingga Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan tidak hanya bertujuan mempersiapkan petugas, tetapi juga memberikan mereka wawasan yang lebih mendalam tentang proses pelaksanaan di TPS. 

Baca juga: Tak Punya SIM, Pemotor Tewas Ditabrak Pikap di Puri

Afnan juga menegaskan pentingnya memprioritaskan pemilih disabilitas selama proses pencoblosan. Mereka wajib didahulukan dan disediakan tempat duduk khusus untuk kenyamanan. 

“Setelah simulasi ini, para petugas PPK dan PPS akan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) lanjutan, untuk mempersiapkan tahapan pemungutan dan perhitungan suara pada Pilkada 27 November 2024 mendatang. Dengan diadakannya simulasi ini, diharapkan dapat meminimalisir kesalahan teknis selama pelaksanaan pilkada,” pungkasnya. (Zia)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Terpopuler
Jumat, 16 Okt 2026 18:56 WIB
Jumat, 16 Okt 2026 19:47 WIB
Minggu, 18 Okt 2026 17:38 WIB
Berita Terbaru